Tribun Tanggamus

Hendak Selamatkan Diri, Seorang Nenek di Tanggamus Tewas Diterjang Banjir

Dari keterangan yang diperoleh, Biaci meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan diri dari terjangan banjir.

Hendak Selamatkan Diri, Seorang Nenek di Tanggamus Tewas Diterjang Banjir
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Banjir bandang menerjang Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan Barat, Tanggamus, Kamis, 8 November 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Seorang nenek ditemukan tak bernyawa saat banjir bandang menerjang Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan Barat, Tanggamus, Kamis, 8 November 2018.  

Wanita berusia 72 tahun itu diketahui bernama Biaci.

Dari keterangan yang diperoleh, Biaci meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan diri dari terjangan banjir.

Dalam musibah itu, sebanyak 24 rumah rusak dan dua rumah hanyut.

Sementara puluhan lainnya di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan Barat terdampak banjir. 

Baca: Rumah Warga Pesawaran Hanyut Tersapu Banjir

Banjir bermula saat hujan deras mengguyur sejak Rabu, 7 November 2018 malam hingga Kamis, 8 November 2018 pagi.

Banjir kiriman berasal dari hulu Sungai Kubu Langka Kecamatan Cukuh Balak dan Kecamatan Kelumbayan Barat. 

Lantas, air meluap dari sungai-sungai yang bermuara di Pekon Umbar, Kelumbayan.

"Airnya langsung mengalir besar. Akhirnya, kayu-kayu terbawa dan menghantam rumah-rumah. Terus kondisi di sini juga banyak rumah dari kayu jadi langsung rusak," ujar Wanto, warga setempat. 

Ia mengaku, saat banjir warga berusaha menyelamatkan diri.

Mereka mengungsi ke lokasi yang airnya tidak terlalu tinggi.

Terlebih, banjir membawa material seperti potongan kayu dan lainnya yang membahayakan. 

Baca: BREAKING NEWS - Banjir di Rangai Tritunggal Diduga Akibat Tersumbatnya Saluran Air

Ketinggian banjir berkisar 1 meter sampai 1,8 meter.

Ada juga lebih dari itu di titik terendah.

Sejak air mencapai ketinggian 1 meter dan diperkirakan naik, warga langsung mengungsi.

Informasi sementara, banjir terjadi di Dusun Sukajadi dan Tanjung Iman.

BPBD Tanggamus mengirimkan bantuan bagi korban banjir bandang di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kamis, 8 November 2018.
BPBD Tanggamus mengirimkan bantuan bagi korban banjir bandang di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kamis, 8 November 2018. (Tribun Lampung/Tri Yulianto)

Banjir juga merusak jembatan penghubung antara Pekon Umbar dengan Dusun Sukajadi.

Jembatan di Dusun Sabar Menanti juga putus terbawa arus, berikut jalan penghubungnya. 

Baca: Wabup Tinjau Banjir di Wonosobo dan Kota Agung Barat

Pekon Sabar Menanti masih terisolasi karena terputusnya jembatan penghubung.

Akses ke Kelumbayan via Cukuh Balak juga terputus.

Untuk menuju Kelumbayan hanya bisa ditempuh lewat Bandar Lampung dan Pesawaran. 

BPBD Tanggamus sudah mulai menyalurkan bantuan.

Bantuan tersebut dikirim dari Bandar Lampung.

Tim gabungan juga sudah turun guna menangani banjir. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved