Tribun Lampung Utara

Hingga Oktober Tercatat 522 Penderita TB di Lampura

Hingga Triwulan ke III, Jumlah penderita penyakit tuberculosis (TB) dikabupaten Lampung Utara berjumlah 522 orang.

Hingga Oktober Tercatat  522 Penderita TB di Lampura
aladokter
Tuberkulosis 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Hingga Triwulan ke III, Jumlah penderita penyakit tuberculosis (TB) dikabupaten Lampung Utara berjumlah 522 orang. Demikian data yang diperoleh dari dinas kesehatan kabupaten setempat.

"Jumlah kami yang himpun per triwulan setiap tahunnya," kata kata ‎Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Lampung Utara, M. Yusuf‎, Jumat (9/11).

Baca: BMKG Prakirakan Wilayah Lampung Jumat Ini Bakal Diguyur Hujan Ringan Hingga Lebat

Rinciannya triwulan pertama 157 penderita. Kemudian triwulan kedua 167 orang, dan penderita di triwulan ketiga sebanyak 198 orang. Ditahun 2017 jumlah penderita TB , sebanyak182 orang triwulan I; triwulan ke II sebanyak 165 penderita; triwulan ke III sebanyak 238 penderita, dan triwulan ke IV sebanyak172‎ penderita. 

Jumlah itu, diduga masih banyak yang menderita penyakit tersebut‎. Mereka yang masih belum mau berobat itulah yang cukup menggelisahkan. Sebab, satu penderita TBC bisa menulari 10-15 orang di sekitarnya.

Mereka yang tertular pun tak cuma dari kalangan dewasa. Tahun lalu, ditemukan 250 anak penderita TBC. Hal itu tentu sangat berbahaya karena daya tahan tubuh anak belum terbentuk sempurna.

"Mereka mudah sekali tertular atau kena bibit penyakit. Biasanya, sumber penularan dari orang tua atau kerabat terdekat," ungkap M. Yusuf. 

Selain itu, gejala TBC seperti batuk darah, sesak napas, dan keringat berlebih, tak terlihat pada anak. Itu karena kuman masih tidur di tubuh pasien.

Setelah anak tersebut dewasa, kuman baru menyerang organ vital tubuh. Yusuf benar-benar menginginkan masyarakat sadar pentingnya penanggulangan TBC.

Pasien diminta, berobat rutin selama 6-8 bulan. Mereka juga harus meningkatkan daya tahan tubuh agar tak mudah terkena penyakit. 

Dirinya menyarankan kepada masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat. Disamping itu ia mengajak untuk selalu menjemur peralatan rumah tangga di bawah sinar matahari. 

"Jaga perilaku hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, tidak merokok dan olahraga lahraga. Terus untuk yang sakit pakai masker supaya tidak menular. Jangan lupa juga sering jemur karpet, sofa, kasur dan lain sebagainya untuk mematikan bakteri, karena bakteri (TBC)ika kena panas matahari bisa mati," tandasnya.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved