Istri Dokter yang Suntik Bidan Cantik Sebanyak 50 Kali Akhirnya Buka-bukaan, Ini Komentarnya!

asus dokter suntik bidan lebih dari 50 kali di Tanjungpinang terus berguilir.

Istri Dokter yang Suntik Bidan Cantik Sebanyak 50 Kali Akhirnya Buka-bukaan, Ini Komentarnya!
TribunBatam.id
Proses rekonstruksi kasus dokter suntik bidan 56 kali hingga pingsan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kasus dokter suntik bidan lebih dari 50 kali di Tanjungpinang terus berguilir.

Setelah rekonstruksi, jajaran Polresta Tanjungpinang terus menyempurnakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Baca: Kronologi Lengkap Bidan Disuntik Dokter 56 Kali di Rumah Kosong, Istri Sang Dokter Beri Pengakuan

Di tengah penanganan kasus dokter suntik bidan 50 kali itu, keluarga dokter Yusrizal dan sang istri memilih buka-bukaan soal kasus yang menghebohkan itu.

Ternyata efek samping yang diterima oleh pasien ini berbeda dan dinilainya aneh.

Selain lemas, bidan Winda atau bidan bernama lengkap Deatriana Dewanti ini, saat itu juga meracau, bicara tidak karuan.

Mengenai hal lain yang ia ketahui, bahwa bidan Wanti alias bidan Winda saat itu juga takut jarum suntik.

Dimungkinkan hal itu juga yang membuatnya kian panik.

"Saat itu suasana panik. Dokter Yusrizal langsung menyuntikkan lagi beberapa kali suntikan guna menangani kondisi darurat. Yusrizal mengaku itu dilakukan guna menghindari adanya pembuluh darahnya pecah."

"Kondisi saat itu dikawatirkan pembuluh darahnya mudah pecah. Oleh karenanya dokter Yusrizal memasangkan abocath untuk mempermudah saat memasukkan cairan. Itu untuk memasukkan vitamin, cairan atau infus. Itu akan lebih mudah," katanya lagi.

Baca: Bidan Cantik Disuntik Vitamin C Sebanyak 56 Kali oleh Dokter, Ini Bahayanya

Suntikan beberapa kali yang dilakukan itu adalah untuk mencari jalur pembuluh darah vena dengan menggunakan Abocath.

f
Dokter Yusrizal Saputra saat menjalani proses rekontruksi, Rabu (7/11/2018). (Tribun Batam/Wahib Wafa)
Halaman
1234
Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved