Anak Usaha Garuda Indonesia Ambil Alih Operasional Maskapai Sriwijaya Air

Anak Usaha Garuda Indonesia Ambil Alih Operasional Maskapai Sriwijaya Air

Anak Usaha Garuda Indonesia Ambil Alih Operasional Maskapai Sriwijaya Air
DOK CITILINK
Pesawat Airbus A-320 terbaru Citilink. 

Anak Usaha Garuda Indonesia Ambil Alih Operasional Maskapai Sriwijaya Air 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Garuda Indonesia melalui anak usahanya, Citilink, mengambil alih operasional Sriwijaya Air melalui kerja sama operasi (KSO).

Seiring dengan itu, keseluruhan operasional Sriwijaya Group termasuk keuangannya akan berada di bawah pengelolaan KSO tersebut.

Kerja sama ini juga dapat ditingkatkan lagi ke level kepemilikan saham Sriwijaya Group yang akan diatur kemudian.

Baca: Maskapai TransNusa Layani Penerbangan Lampung-Majalengka Akhir November Ini

"Termasuk membantu Sriwijaya Air dalam memenuhi komitmen-komitmen atau kewajiban mereka terhadap pihak ketiga yang diantaranya ada pada lingkungan Garuda Indonesia Group,” kata Ari.

Lantas, berapa besar utang Sriwijaya Air ke Garuda Indonesia Group?

Mengutip laporan keuangan Garuda Indonesia September 2018, Sriwijaya Air memang memiliki utang kepada Garuda Indonesia Group.

Pada periode tersebut, maskapai penerbangan swasta itu memiliki utang jangka panjang sebesar 9,33 juta dollar AS atau sekitar Rp 135 miliar (kurs Rp 14.600).

Utang tersebut untuk pengerjaan overhaul 10 engine CFM56-3. Pembayarannya akan dilunasi melalui angsuran selama 36 bulan. 

"Sementara itu, jumlah yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun sebesar 4.320.000 dollar AS," bunyi laporan tersebut.

Baca: Diskon Mobil Akhir Tahun: Diskon Mobil Honda Jazz, Toyota Yaris, Suzuki Baleno Tembus Puluhan Juta

Halaman
12
Editor: Safruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved