Divonis 6 Bulan Penjara, Baiq Nuril Ganti Kejar Kepala Sekolah yang Melecehkannya

Baiq berencana memenjarakan mantan atasannya, yakni kepala SMAN 7 Mataram, yang melakukan pelecehan seksual terhadapnya pada 2014 silam.

Divonis 6 Bulan Penjara, Baiq Nuril Ganti Kejar Kepala Sekolah yang Melecehkannya
Kompas.com
Pasca divonis enam bulan penjara, Baiq Nuril akan mengejar kepsek yang melecehkannya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Baiq Nuril Maknun divonis enam bulan penjara oleh Mahkamah Agung dalam kasus penyebaran rekaman suara perilaku asusila yang dilakukan atasannya.

Ia dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Selain penjara, Baiq juga diharuskan membayar denda Rp 500 juta.

Atas vonis tersebut, Baiq berencana memenjarakan mantan atasannya, yakni kepala SMAN 7 Mataram, yang melakukan pelecehan seksual terhadapnya pada 2014 silam.

Ketua Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Azriana Manalu menuturkan, Baiq akan fokus pada kasus tindakan pelecehan seksual oleh mantan atasannya.

Nuril dan tim kuasa hukumnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (19/11/2018).

Baca: Mahfud MD Angkat Bicara soal Kasus Hukum yang Menjerat Baiq Nuril

"Jadi sekarang publik perlu menaruh perhatian serius pada kasus pelecehan seksualnya dan kuasa hukumnya juga harus bekerja keras," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (20/11/2018).

Azriana menjelaskan pentingnya pelaporan tersebut.

Ia menuturkan bahwa jika terbukti adanya pelecehan seksual yang diterima Baiq Nuril, hal tersebut dapat dijadikan bahan untuk mengajukan peninjauan kembali (PK).

Selain itu, pembuktian atas tindakan asusila yang diterima Nuril dapat memulihkan nama baiknya.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved