Duda Cabuli 26 Siswa SMP, Orangtua Ungkap Kasus Besar karena Lihat Korban Jadi Suka Bolos

Duda Cabuli 26 Siswa SMP, Orangtua Ungkap Kasus Besar karena Lihat Korban Jadi Suka Bolos

Duda Cabuli 26 Siswa SMP, Orangtua Ungkap Kasus Besar karena Lihat Korban Jadi Suka Bolos
(KOMPAS.com/Dok. Humas Polres Cilacap)
Duda Cabuli 26 Siswa - YES (34), seorang duda warga Dusun Dawuhan, Desa Bener, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah dibekuk Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Cilacap karena mencabuli 26 siswa SMP, Jumat (23/11/2018). 

Duda Cabuli 26 Siswa SMP, Orangtua Ungkap Kasus Besar karena Lihat Korban Jadi Suka Bolos

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Cilacap membongkar kasus pencabulan atau sodomi terhadap puluhan anak di Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah.

Pelaku yang ditangkap yakni seorang duda berinisial YES (34), warga Dusun Dawuhan, Desa Bener.

Kapolres Cilacap Ajun Komisaris Besar Djoko Julianto saat konferensi pers, Jumat (23/11/2018) mengatakan, penangkapan didasari laporan dari orangtua korban.

 Diduga Berkali-kali Cabuli Mahasiswi saat Bimbingan Skripsi, Dosen Unila Dituntut Penjara 2 Tahun

Pelapor melihat sejumlah kejanggalan yang terjadi pada perilaku anak mereka.

“Anak-anak pelapor jadi lebih murung, suka membolos sekolah dan sering tidak nyambung saat kegiatan belajar-mengajar,” katanya.

Dari pemeriksaan sementara, pelaku diketahui melakukan tindakan asusila kepada lebih dari 26 siswa SMP.

“Ada 26 orang pelajar Sekolah Menengah Pertama, kemungkinan korban masih bisa bertambah karena dari laptop milik pelaku terdapat chatting-an dengan korban anak lain yang berisi ajakan untuk berbuat tidak senonoh,” ujarnya.

Djoko mengungkapkan, modus yang dipakai pelaku yakni dengan iming-iming jasa pijat pembesar alat kelamin kepada anak di bawah umur.

Bahkan demi membuat siswa yang baru menginjak masa remaja tersebut tertarik, pelaku memberikan fasilitas WiFi gratis untuk bermain game online dan menonton film porno.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved