Headline Koran Tribun Lampung

VIDEO CONTENT – Produk Ilegal Dijual via Online

Peredaran produk ilegal di Lampung menunjukkan tren meningkat secara ekonomis sepanjang tahun ini.

Laporan Videografer Tribun Lampung Okta Kusuma Jatha

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Peredaran produk ilegal di Lampung menunjukkan tren meningkat secara ekonomis sepanjang tahun ini.

Tak tanggung-tanggung, produk ilegal yang berhasil diamankan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung bernilai Rp 12,1 miliar, naik berkali-kali lipat dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 600 an juta.

Ribuan barang ilegal tersebut dimusnahkan Senin, 26 November 2018.

Oknum Dosen Unila Cabuli Mahasiswi 3 Kali Saat Bimbingan Skripsi Divonis Penjara 1 Tahun 4 Bulan

Kepala BBPOM Bandar Lampung Syamsuliani menjelaskan, produk yang dimusnahkan tersebut terdiri dari obat-obatan sebanyak 306 item dengan total 50.984 kemasan, obat tradisional 213 item sebanyak 8.799 kemasan, suplemen kesehatan terdiri 2 item sebanyak 108 kemasan. Lalu, kosmetik 926 item dengan 58.365 kemasan. Sementara untuk produk pangan sebanyak 276 item dari 12.052 kemasan.

Syamsuliani mengatakan, jenis pelanggaran yang ditemukan dari kosmetik, obat, dan pangan yang dimusnahkan tersebut meliputi barang Tanpa ljin Edar (TIE), barang yang mengandung bahan berbahaya serta pangan yang kedaluwarsa. Pemusnahan dilakukan di Tanjung Bintang.

Ia meneruskan, dengan disitanya 130.308 kemasan obat dan makanan ilegal ini menunjukkan BBPOM terus melakukan pengawasan di wilayah Lampung secara langsung. Mengedarkan produk ilegal merupakan kejahatan kemanusiaan yang mengancam kesehatan masyarakat.

"Dan dari beberapa kasus sudah ditindaklanjuti dengan proses penyidikan. Ada 8 kasus yang diproses pidana," tukasnya.(*)

Apa saja produk ilegal yang dimusnahkan ini dan apa bahayanya memakai ataupun mengonsumsi produk ilegal? Simak laporan lengkapnya pada koran Tribun Lampung edisi Selasa, 27 November 2018. (*)

Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved