Banjir di Lampung

BREAKING NEWS - Banjir di Lampung, Rumah Warga 2 RT di Gang Karawang Garuntang Sempat Terendam

Guyuran hujan yang turun cukup deras sejak Kamis (29/11/2018) malam hingga Jumat (30/11/2018) pagi, telah merendam RT 01 dan RT 02 Gg Kerawang.

BREAKING NEWS - Banjir di Lampung, Rumah Warga 2 RT di Gang Karawang Garuntang Sempat Terendam
tribunlampung/eka ahmad
Banjir sempat merendam dua RT di Gang Karawang, Garuntang, Bandar Lampung Kamis malam (29/11/2018) dan Jumat pagi (30/11/2018). 
Hujan yang turun cukup deras sejak Kamis (29/11/2018) malam hingga Jumat (30/11/2018) pagi, telah merendam RT 01 dan RT 02 Gg Kerawang, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung.
Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Guyuran hujan yang turun cukup deras sejak Kamis (29/11/2018) malam hingga Jumat (30/11/2018) pagi, telah merendam RT 01 dan RT 02 Gg Kerawang, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung.
Bahkan banjir yang merendam dua RT yang dihuni 164 kepala keluarga (KK) tersebut, tingginya mencapai hingga sebetis orang dewasa. 
Berdasarkan pantauan Tribun Lampung, hingga Jumat (30/11/2018) sore, sisa air banjir masih terlihat menggenang di lingkungan tersebut.
Genangan air pun dimanfaatkan anak-anak untuk bermain, walaupun kondisinya sudah mulai surut.
"Ya hujan turun mulai dari jam 10 tadi malam sampai Subuh. Tinggi air banjir mencapai hingga 50 cm," ucap Herlina, warga Jalan Yos Sudarso RT 02 Kelurahan Garuntang, Bumi Waras, saat dijumpai sedang membereskan tempat tinggalnya yang turut terendam banjir. 
Penyebab banjir diakibatkan karena siring tidak berfungsi dengan baik sehingga air dari sungai meluap ke pemukiman warga.
"Kalau durasi hujan lama maka dipastikan di lingkungan sini terkena banjir. Karena air meluap tapi tersumbat makanya banjir," ungkapnya.
Ia yang tinggal sudah sekitar 25 tahun lamanya tersebut mengungkapkan kerap merasa was-was kalau hujan turun dengan durasi lama.
"Jika hujan lama pasti banjir makannya was-was. Bahkan kalau malam gak bisa tidur. Dan tentunya capek ini aja baru beres dikuras," katanya.
Dampak yang dirasakan adalah barang-barang seperti kulkas, TV, dan salon tape hampir terendam, tapi untungnya segera diberi alas supaya tidak terendam air.
"Lemari sempat habis satu karena sudah dua kali terendam banjir jadi hancur. Kami warga inginnya cepat ada tanggapan pemerintah biar dibersihkan siring supaya nggak banjir lagi," tandasnya.
Hal senada diutarakan Fitri Agustina, warga LK 01, Kelurahan Garuntang Bumi Waras.
"Ya hujan dari tadi malam kalau gak salah dari jam 1 malam deres sampai jam 6 pagi. Jadinya banjir tingginya sampai sepaha, dan jam 12 an siang ini air baru surut," katanya saat dijumpai di lokasi.
Peristiwa banjir kerap terjadi di sini jika turun hujan deras dengan durasi minimal dua jam.
"Ini air kiriman dari sungai meluap tapi siring gak jalan makannya pasti banjir," paparnya.
Warga yang tinggal sudah 26 tahun di lingkungan tersebut menyatakan was-was jika sudah turun hujan lama apalagi kalau malam sudah pasti tidak bisa tidur.
"Pastinya khawatir apalagi kalau malam gak bisa tidur. Semalam udah tidur karena hujan deres sampai ke kamar-kamar banjirnya," paparnya.
Apalagi ada anak kecil umur dua tahun di rumah khawatirnya kalau main air itu takut terkena penyakit misal gatal-gatal, diare, dan lainnya.
"Saya mintanya jangan banjir lagi. Jadi siring dibersihkan supaya air lancar ngalirnya saat hujan. Kan capek kalau banjir masuk rumah harus bersihin terus," pungkasnya.
(*)
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved