Tribun Lampung Utara

Berkat Ini, Satu Pelaku Pencurian Laptop di SMPN 7 Kotabumi Akhirnya Diringkus

Satu dari dua terduga pelaku pencurian laptop di SMPN 7 Kotabumi diamankan anggota satreskrim Polres Lampung Utara.

Tribunlampung/Anung
Salah satu staf SMP N 7 Kotabumi menunjukkan laci yang berantakan, usai disatroni maling Rabu (28/11) 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Satu dari dua terduga pelaku pencurian laptop di SMPN 7 Kotabumi diamankan anggota satreskrim Polres Lampung Utara.

Pelaku Tri Agung Jefrianto (22) diringkus di rumahnya di Desa Banjar Harum Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara dua hari setelah aksi pencurian.

Kasat Reskrim AKP Donny Baralangi membenarkan penangkapan tersebut. “Satu pelaku kita tangkap pada Kamis (30/11/2018) sekitar pukul 23.00 WIB,” katanya, Minggu (2/12).

Belasan Polwan Cantik Turun Lapangan Jaga Car Free Day di Tugu Adipura

3 Pemda di Lampung Umumkan Hasil SKD, Ini Linknya

Jumlah Janda Muda di Lampura Naik 40 Persen

Menurutnya, penangkapan dilakukan bermula ketika ada warga yang akan membeli laptop.

Ketika dibuka ternyata berisi dokumen milik SMP Negeri 7. Kemudian pihaknya mengembangkan keterangan warga tersebut.

“Setelah beberapa hari, pelaku yang diduga akan menjual laptop kepada seorang warga, diketahui identitasnya,” ujarnya seraya mengatakan pelaku ditangkap di rumahnya.

Dia menjelaskan, selain mengamankan pelaku pihaknya mengamankan barang bukti tiga unit laptop berbagai merek, yang ditengarai merupakan hasil pencurian yang mereka lakukan.

Menurutnya, para pelaku menyatroni SMP N 7 Kotabumi pada Rabu (28/11/2018). Mereka masuk dengan cara pelaku mendongkel jendela ruangan guru, lalu masuk keruang Tata Usaha dan membongkar lemari serta laci meja yang ada diruang tersebut, kekudian mengambil sembilan unit laptop berbagai merek.

“Kami juga terus lakukan pengejaran terhadap rekan pelaku yang identitasnya sudah diketahui,” terang Donny.

Diketahui, SMP Negeri 7 Kotabumi dimasuki pencuri. alhasil sembilan unit laptop pun hilang, Rabu (28/11). Budi Hartawan, kepala tata usaha SMP N 7 Kotabumi mengatakan pertama kali aksi pencurian diketahui oleh penjaga sekolah.

Saat itu penjaga terkejut, ketika akan membersihkan ruangan tata usaha. “Semuanya sudah dalam keadaan berantakan. Pintu lemari sudah terbuka,” jelasnya, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (28/11).

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved