OJK Lampung: Hati-hati Pinjam Dana Berbasis Aplikasi Teknologi

OJK Perwakilan Lampung meminta masyarakat waspada berhati hati dan selektif untuk memilih perusahaan pinjam meminjam uang dengan berbasis teknologi

OJK Lampung: Hati-hati Pinjam Dana Berbasis Aplikasi Teknologi
Ilustrasi - ojk lampung

Laporan Wartawan Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) Perwakilan Lampung meminta masyrakat atau konsumen  waspada berhati hati dan selektif untuk memilih perusahaan pinjam meminjam uang dengan berbasis teknologi atau fintech berbasis peer to peer landing.

Menurut Kepala OJK Perwakilan Lampung Indra Krisna, berdasarkan data OJK  ada ratusan perusahaan fintech landing atau perusahaan pinjam dana  berbasis aplikasi teknologi, melaui  dunia maya.  

Namum sambung dia, baru 73 perusahaan fintech berbasis pinjam meminjam yang terdaftar dan dari jumlah tersebut  baru satu perusahaan yang sudah memiliki izin resmi dan 17 perusahaan masih dalam proses menunggu perizinan.

“Data OJK itu ada ratusan perusahaan fintech landing berbasis aplikasi teknologi,  namun  baru 73 perusahaan fintech yang terdaftardan baru satu  yang sudah memiliki izin resmi dan 17 masih dalam proses perizinan,” kata Indra Krisna, kepada wartawan Senin (3/12/2018)

Dia menjelaskan sesuai Praturan OJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, melarang dan menghentikan segala kegiatan usaha sebelum ada izin atau izinnya keluar.

“Sebagai  lembaga otoritas jasa keuangan dan perlindunggan konsumen, OJK minta   masyrakat dan konsumen  berhati hati dan selektif  memilih perusahaan yang aman, dan bisa melaporkan ke OJK atau  meminta informasi ke OJK jika tidak tahu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Romi Rinando
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved