Leni Rela Tinggalkan Dunia Mengajar Demi Tekuni Bisnis Fotokopi hingga Kuliner

Ia merasakan kesulitan dalam manajemen waktu antara mengajar, keluarga, dan bisnis fotokopian yang dirintis sejak 2007 lalu.

Leni Rela Tinggalkan Dunia Mengajar Demi Tekuni Bisnis Fotokopi hingga Kuliner
Tribunlampung/Sulis
Leni Novarita 

"Kita nggak bisa nunggu bola, kita harus ngejer bola, punya target yang harus terus dicapai. Akhirnya kami tawarkan jasa ke dosen untuk membantu mengerjakan proyeknya"

"Jadilah kita melayani jasa cetak buku dan penelitian dosen. Kebetulan memang ada beberapa dosen juga yang minta dicetak karya ilmiahnya atau bukunya. Kita tangkap peluang itu," ujarnya.

Setelah bisa mencetak buku, ide terus bermunculan, terfikir untuk menjadi penerbit buku sehingga tercetuslah Aura Publishing. Layanan yang diterima adalah menerbitkan buku agama, pendidikan, dan umum.

Bahkan Aura Publishing sudah tercatat sebagai anggota IKAPI dan sudah memiliki website sendiri. Karyawan di Aura Publishing dan fotokopi saat ini sudah mencapai 12 orang.

Ekspansi bisnis tak berhenti sampai disitu, Leni Novarita terfikir untuk menyulap garasi mobil di kediamannya di Jalan Pandawa Raya, Harapan Jaya, Sukarame untuk jasa fotokopian juga. Karena dekat dengan lingkungan kampus IAIN dan MAN 1 Bandar Lampung.

"Namun pasarannya nggak seperti yang dibayangkan. Akhirnya kenapa enggak untuk buka tempat makan yang elegan dan berkonsep modern namun harga terjangkau. Terlebih saya memang suka masak olahan ayam bakar. Akhirnya jadilah Aura Books & Coffee," beber pemilik akun instagram @aurabookcoffee.

Konsep yang diusung tak meninggalkan kesan buku sebagai penyerta dari Aura Publishing.

"Jadi kita butuh wadah bagi para penulis buku atau penggiat literasi agar punya tempat ngobrol yang nyaman dan asyik sambil ngopi. Jadi kenapa tidak kita buka kafe berkonsep buku ini," timpalnya.

Dengan kafe berlantai dua yang nyaman dengan penataan apik, menjadi favorit milennial untuk sekedar kumpul kongko bahkan mengerjakan tugas kuliah maupun sekolah. Bahkan pernah juga jadi lokasi prewed.

"Alhamdulillah usaha kafe berjalan lancar, saya sendiri yang memegangnya langsung dibantu 7 karyawan," terang ibu Aurangzeb Reffah ini.

Halaman
123
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved