Tribun Way Kanan

Way Kanan Gelar Penilaian Lomba (Kesrak PKK-KKBPK) Tingkat Provinsi Lampung

Pemkab Way Kanan Laksanakan Penilaian Lomba (Kesrak PKK-KKBPK) KESEHATAN Tingkat Provinsi Lampung 2018.

Way Kanan Gelar Penilaian Lomba (Kesrak PKK-KKBPK) Tingkat Provinsi Lampung
Istimewa
Penilaian Lomba (Kesrak PKK-KKBPK) KESEHATAN Tingkat Provinsi Lampung;Senin (10/12/2018 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Pemkab Way Kanan selenggarakan Pelaksanaan Penilaian Lomba Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga-Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (Kesrak PKK-KKBPK) KESEHATAN Tingkat Provinsi Lampung tahun 2018 bertempat di Kampung Sri Numpi Kecamatan Bumi Agung, pada Senin (10/12/2018)

Tim Penilaian Lomba (Kesrak PKK-KKBPK) KESEHATAN Tingkat Provinsi Lampung di Kabupaten Way Kanan pada Senin (10/12/2018)
Tim Penilaian Lomba (Kesrak PKK-KKBPK) KESEHATAN Tingkat Provinsi Lampung di Kabupaten Way Kanan pada Senin (10/12/2018) (Istimewa)

Bupati Raden Adipati Surya dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Ketua Tim Penilaian Lomba Kesrak PKK-KKBPK-KESEHATAN tingkat Provinsi Lampung beserta rombongan di Kabupaten Way Kanan khususnya di Kampung Sri Numpi Kecamatan Bumi Agung. 

Bupati Raden Adipati Surya dalam pelaksanan Penilaian Lomba Kesrak PKK-KKBPK-KESEHATAN tingkat Provinsi Lampung senin (10/12/2018)
Bupati Raden Adipati Surya dalam pelaksanan Penilaian Lomba Kesrak PKK-KKBPK-KESEHATAN tingkat Provinsi Lampung senin (10/12/2018) (Istimewa)

Beliau menyampaikan bahwa berbagai isu dan masalah KB dan kesehatan, seperti menurunnya kemampuan masyarakat menyediakan alat kontrasepsi yang diperlukan, pelayanan kesehatan yang belum sepenuhnya memadai, hal inilah yang dapat memicu tidak terkendalinya angka kelahiran, sehingga menimbulkan lonjakan jumlah penduduk secara tidak berimbang antara penduduk usia produktif dan penduduk usia tidak produktif.

"Keluarga perlu memperoleh pembinaan dan peningkatan di bidang kesejahteraan dan ketahanan keluarga secara baik dan optimal agar menjadi motivasi untuk lebih berusaha meningkatkan kualitas keluarga yang meliputi : Fungsi keagamaan, fungsi pendidikan, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi, fungsi ekonomi dan fungsi kelestarian lingkungan." Ungkap Adipati

"Saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Kampung Sri Numpi atas kerja keras dan partisipasinya untuk mempersiapkan kegiatan ini, sehingga dapat diikut sertakan pada lomba Kesrak PKK-KKBKP-KESEHATAN Tingkat Provinsi Lampung." Ungkapnya.

Adipati mengharapkan agar Tim Penilai mengadakan pembinaan dan bimbingan kepada masyarakat khususnya di Kampung Sri Numpi dan umumnya di Kabupaten Way Kanan, sehingga akan tercipta keluarga yang berkualitas dan masyarakat yang sehat, makmur dan sejahtera.

"Kepada seluruh SKPD dan instansi terkait, saya berharap agar dapat terus memberikan perhatiannya terutama pasca lomba berlangsung, yang pada akhirnya tentunya kami sangat berharap Kampung Sri Numpi menjadi terbaik dalam penilaian lomba ini." Ungkapnya.

Ketua Kelompok Kerja Operasional Kesrak  PKK-KKBPK-Kesehatan  Tingkat Provinsi Lampung, Hj. Dessy Afriyanti Adipati Menyampaikan beberapa hal Terkait pelaksanaan Penilaian Lomba Kesrak PKK-KKBPK KESEHATAN Tingkat Provinsi Lampung tahun 2018 di Kampung Sri Numpi Kecamatan Bumi Agung.

Ketua Kelompok Kerja Operasional Kesrak  PKK-KKBPK-Kesehatan  Tingkat Provinsi Lampung, Hj. Dessy Afriyanti Adipati Menyampaikan sambutan
Ketua Kelompok Kerja Operasional Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Lampung, Hj. Dessy Afriyanti Adipati Menyampaikan sambutan (Istimewa)

Beliau menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan cakupan pelayanan yang adil dan berkualitas dalam program pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keluarga berencana dan kesehatan sebagaimana tertuang dalam upaya pencapaian RPJP-RPJMN.

Lebih lanjut beliau sampaikan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain: Pembinaan dan monitoring pelaksanaan Kesrak PKK KB–Kesehatan bulan Oktober sampai dengan Desember 2018, serta Kegiatan terpadu antara Bina Keluarga Balita, Bina keluarga remaja, bina keluarga Lansia dan pusat informasi, konseling remaja, dan Pelayanan Iva Tes.

"Telah dilaksanakan pula Pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Selain itu kami juga laksanakan Pembentukan “nuwa curhat” guna pencegahan kekerasan terhadap  anak dengan melaksanakan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR)." Ungkapnya.

Poin lain pelaksanaan Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan menurut Dessy adalah dilaksanakannya Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan Kegiatan Posyandu Terintegrasi, Meningkatkan cakupan KB baru MKJP, meningkatkan kerajinan tangan (UP2K dan UPPKS), dan Pemanfaatan pekarangan dengan dibuatnya kebun kolektif dan kebun sayuran.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved