Ini Akibatnya Jika Salah Mengenali Bakat Anak

Psikolog Unila Diah Utaminingsih MA Psi mengatakan, ketika anak tidak berbakat terhadap suatu hal, kecenderungannya anak akan cepat bosan.

Ini Akibatnya Jika Salah Mengenali Bakat Anak
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi anak bersedih 

Laporan Reporter Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Psikolog Universitas Lampung Diah Utaminingsih MA Psi mengatakan, ketika anak tidak berbakat terhadap suatu hal, kecenderungannya anak akan cepat bosan melakukan hal tersebut.

"Untuk itu orangtua harus memberi ruang dan kesempatan serta fasilitas yang cukup untuk anak mampu mengekspresikan diri dan mengeksplorasi bakatnya," kata Diah.

Kalau anak berminat di bidang tertentu tersebut, terusnya, anak akan lebih antusias. Ketika sudah punya bakat plus minta kemudian dikembangkan, hasilnya akan maksimal.

"Sebaliknya kalau ada bakat tapi tidak diberi ruang gerak bereksplorasi dan diberi stimulasi, akhirnya tidak teraktualisasi," kata Diah.

Tips Mengenali Bakat Anak dari Psikolog Unila

"Bila orang tua sampai salah mengenali minat dan bakat pada anak, hal ini bisa berakibat fatal dan menghambat proses aktualisasi diri anak," sambungnya.

Sementara jika seorang anak hanya punya minat tapi tidak berbakat maka hasilnya akan kurang optimal. "Misal anak punya minat nyanyi tapi nggak ada bakat disitu, ya bisa nyanyi tapi suaranya pas-pasan. Untuk itu penting menemukan bakat anak,"timpalnya.(*)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved