Tribun Bandar Lampung

Punya Duit Miliaran dari Bisnis Sabu, 2 Terpidana Narkoba di Lampung Akan Dibuat Jatuh Miskin

Tagam membeberkan, keduanya diamankan dari hasil pengembangan penangkapan dua kurir sabu yang membawa sabu seberat 7 kilogram.

Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga menggelar ekspose kasus dua terpidana sabu yang akan dijerat pasal TPPU, Rabu, 19 Desember 2018. 

Punya Duit Miliaran dari Bisnis Sabu, 2 Terpidana Narkoba di Lampung Akan Dibuat Jatuh Miskin

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,  LAMPUNG -  Punya duit miliaran dari bisnis sabu, 2 terpidana narkoba di Lampung akan dibuat jatuh miskin. 

Itulah yang dialami dua terpidana narkoba, Dodi Purnomo (35) dan Saironi (32).

Dodi, warga Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, dan Saironi, warga Menyingok, Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, baru saja menjalani persidangan putusan awal 2018 lalu.

Mereka sedang menjalani hukuman pindana penjara atas kasus kepemilikan narkoba jenis sabu.

BNNP Lampung Musnahkan 3.268,88 Gram Sabu, Ada yang Dikirim dari Jawa

Kini keduanya bakal menghadapi persidangan kembali dengan dijerat pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga mengatakan, kedua terpidana tersebut kembali dijerat dengan pasal 137 huruf a dan huruf b UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan pasal 3, pasal 4, pasal 5 ayat 1 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

"Keduanya dijerat TPPU atas bisnisnya (narkotika) yang dijalankan selama dua tahun," ujar Tagam, Rabu, 19 Desember 2018.

Tagam mengatakan, dari jeratan TPPU ini, setidaknya BNNP menyita uang tunai Rp 1,228 miliar; satu bidang tanah beserta bangunannya di Pemanggilan, Natar; dua bidang tanah di Pemanggilan, Natar; dua unit mobil; satu unit sepeda motor; dan dua buku rekening tabungan.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved