Tsunami Pesisir Lampung

UPDATE TSUNAMI LAMPUNG - Khawatir Tsunami Susulan, Warga Kiluan Betah di Pengungsian

Warga Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan masih mengungsi sebagai sikap waspada terhadap ancaman tsunami.

UPDATE TSUNAMI LAMPUNG - Khawatir Tsunami Susulan, Warga Kiluan Betah di Pengungsian
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Pengungsi di Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan. 

Santi mengaku, pada malam hari banyak warga yang datang ke rumahnya.

Ada yang di dalam rumah, ada juga tidur di tenda pinggir jalan. 

Warsinah, warga yang mengungsi, mengaku masih takut ada tsunami susulan sehingga mengungsi. 

"Waktu ada gelombang tinggi, tidak tahu lagi tingginya. Begitu air masuk rumah langsung lari," kata Warsinah.

UPDATE TSUNAMI LAMPUNG - Polres Tanggamus Berangkatkan 50 Relawan ke Kiluan

Polres Jaga 2 Pura

Anggota Polres Tanggamus mengamankan proses sembahyang Galungan dan Kuningan di Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan, Rabu, 26 Desember 2018.  

Menurut Kasat Narkoba Polres Tanggamus Inspektur Satu Anton Saputra, pengamanan dilakukan karena saat ini rawan ancaman tsunami. 

Polres Tanggamus mengamankan proses sembahyang Galungan dan Kuningan di Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan, Rabu, 26 Desember 2018.
Polres Tanggamus mengamankan proses sembahyang Galungan dan Kuningan di Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan, Rabu, 26 Desember 2018. (Tribun Lampung/Tri Yulianto)

"Saat ini warga Pekon Kiluan masih khawatir tsunami. Namun, pada saat bersamaan ada Galungan dan Kuningan. Maka kami bantu mereka untuk berjaga," kata Anton.

Pengamanan dilakukan di dua pura di Pekon Kiluan, yakni Pura Khayangan Ped dan Pura Kayangan Tunggal.

Di masing-masing pura, sembahyang diikuti puluhan warga.

Pekon Kiluan jadi lokasi terdampak tsunami yang melanda pesisir Lampung dan Banten pada 22 Desember 2018 lalu.

Satu warga meninggal dan empat rumah rusak di tempat ini. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved