Status Gunung Anak Krakatau Jadi Siaga, BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Waspada Tsunami Susulan

Status Gunung Anak Krakatau (GAK) dinaikkan menjadi level III atau siaga pada Kamis (27/12/2018) pukul 06.00 WIB.

Status Gunung Anak Krakatau Jadi Siaga, BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Waspada Tsunami Susulan
KOMPAS/RIZA FATHONI
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). 

Andi mengatakan, pada pengamatan yang dilakukan Rabu (26/12/2018), secara visual, GAK tidak bisa teramati dengan jelas karena tertutup kabut.

Tetapi dari data Magma VAR, kata dia, gempa tremor terus menerus terjadi dengan amplitudo 9-35 mm (dominan 25 mm).

Pada kawah gunung, Andi mengungkapkan, pihaknya mengamati adanya debu vulkanik dengan intensistas tebal berwarna hitam dengan ketinggian 200 meter-500 meter.

Terdengar pula, suara dentuman pada pos PGA.

"GAK juga teramati mengeluarkan awan panas ke arah selatan yang sudah mencapai lautan," terang Andi.

Peningkatan status Gunung Anak Krakatau ke level siaga bukanlah yang pertama terjadi.

Sebelumnya, sejak pos pantau GAK di Desa Hargopancuran berdiri, GAK pernah dua kali mengalami peningkatan status dari waspada menjadi siaga.

"Sebelumnya saat krisis pada tahun 2007 dan tahun 2012, status GAK juga naik dari level II waspada menjadi level III Siaga," katanya.

UPDATE TSUNAMI LAMPUNG BANTEN - 4 Hari Pasca Tsunami, Gunung Anak Krakatau Terus Lakukan Erupsi

"Sejak ada pos pantau GAK di Hargopancuran sudah dua kali status GAK naik menjadi level siaga," imbuh dia.

Saat mengalami peningkatan aktivitas pada September tahun 2012, semburaan debu dari aktivitas vulkanik gunung api yang berada di selat Sunda sempat mengebohkan warga Bandar Lampung dan Pesawaran.

Ketika itu, debu GAK terbawa angin hingga ke Bandar Lampung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Krakatau Siaga Level III, Warga Diimbau Waspada Tsunami Susulan"

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved