Tribun Lampung Tengah

Bupati Loekman Ingatkan Kakam untuk Hati-hati Kelola ADD

Bupati menegaskan, seluruh Kakam harus berhati-hati dalam menggunakan anggaran, terutama ADD.

Bupati Loekman Ingatkan Kakam untuk Hati-hati Kelola ADD
Tribun Lampung/Syamsir Alam
Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto melantik 49 Kakam di Balitbangda Kota Gajah, Jumat, 28 Desember 2018. 

Bupati Loekman Ingatkan Kakam untuk Hati-hati Kelola ADD

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA GAJAH - Anggaran dana desa (ADD) dianggap masih rentan penyimpangan. 

Untuk itu, setiap kepala kampung (Kakam) harus menjalankan empat komitmen.

Hal itu disampaikan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto saat melantik 49 Kakam di Balitbangda Kota Gajah, Jumat, 28 Desember 2018.

Mobil Kakam di Tulangbawang Jadi Korban Modus Pecah Kaca, Uang Dana Desa Rp 170 Juta Raib

Kades yang Ingin Minta Pendampingan Dana Desa Bisa Datangi Kejari Kalianda

Bupati menegaskan, seluruh Kakam harus berhati-hati dalam menggunakan anggaran, terutama ADD.

"Pengelolaan anggaran (ADD) harus berpegang pada empat dasar, yakni asas manfaat, transparansi, efektif, dan efisien. Semua demi kebaikan bersama dan demi terselenggaranya pembangunan di kampung," kata Loekman.

Selain empat asas tersebut, lanjut bupati, ada tiga kewajiban lain yang meski dilakukan perangkat desa, yakni adil, melibatkan masyarakat, dan akuntabilitas.

Sebagai aparatur pemerintah yang langsung berhadapan dengan masyarakat, salah satu tugas pokok Kakam adalah dalam hal pelayanan publik.

Untuk itu, ia berharap kampung sebagai lokomotif pembangunan daerah dapat maju dan berdaya saing. (*) 

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved