Tsunami Pesisir Lampung

Alat Tangkap Rusak Diterjang Tsunami, Nelayan Khawatir Tak Bisa Melaut

Sementara peralatan dan sarana mereka mencari ikan sudah porak-poranda diterjang gelombang tsunami.

Alat Tangkap Rusak Diterjang Tsunami, Nelayan Khawatir Tak Bisa Melaut
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Warga terdampak tsunami di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan memilih tinggal di tenda pengungsian yang dibangun sendiri. 

Alat Tangkap Rusak Diterjang Tsunami, Nelayan Khawatir Tak Bisa Melaut

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAJABASA – Warga terdampak tsunami di Desa Way Muli Timur dan Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan enggan menempati tenda pengungsian yang dibangun oleh pemerintah.

Sebagian besar warga memilih menggunakan tenda yang dibangun sendiri.

Mereka mengaku lebih nyaman tinggal bersama seluruh anggota keluarga di tenda yang dibuat sendiri.

Pemprov Lampung Akan Gratiskan Biaya Kuliah Anak-anak Korban Tsunami

Tak Ada Agenda Tahun Baru, Ridho Pilih Kunjungi Pengungsi Tsunami

“Kita bukan tidak mau. Tetapi anak-anak kurang nyaman. Saya punya anak kecil, dia selalu menangis,” ujar Kamsari, Selasa, 1 Januari 2019.

Dia dan pengungsi lainnya mengaku, semua kebutuhan pokok tidak ada masalah.

Namun, yang mereka khawatirkan adalah kehidupan ke depan.

Pasalnya, tak lama lagi anak-anak sudah akan masuk sekolah.

Sementara peralatan dan sarana mereka mencari ikan sudah porak-poranda diterjang gelombang tsunami.

Apalagi beberapa warga rumahnya juga rusak parah.

“Kita masih bingung nantinya mau apa. Kita bisanya melaut mencari ikan. Tapi ini sarana tangkap kita rusak diterjang tsunami,” terang Sunariyah, warga lainnya. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved