TRIBUNWIKI KESEHATAN

Beda Flu dan Pilek, Bisa Dicegah dengan 6 Makanan Berikut

Sering disamakan, influenza atau flu dan pilek ternyata dua penyakit yang berbeda. Apa beda flu dan pilek?

Beda Flu dan Pilek, Bisa Dicegah dengan 6 Makanan Berikut
cyano66 via kompas.com
Ilustrasi - sakit flu. 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sering disamakan, influenza atau flu dan pilek ternyata dua penyakit yang berbeda.
Dokter praktik di Bandar Lampung, Oscar Panji Suhandi mengungkapkan, beda flu dan pilek bisa dilihat dari segi medis.
Apa beda flu dan pilek?
Influenza disebabkan virus, yang disertai demam dan sangat menular.
Sementara, pilek adalah kondisi di mana kekebalan tubuh menurun, atau sering disebut masuk angin.
Pilek tidak menular dan tidak disertai demam.
Pada anak-anak, Oscar menyatakan, penularan influenza paling cepat terjadi di sekolah.
Satu indikatornya, mayoritas kelas di sekolah saat ini menggunakan perangkat pendingin udara atau AC.
"Pakai AC otomatis jendela ditutup semua supaya dinginnya AC terasa. Akibatnya, sirkulasi udara menjadi tidak bagus. Dampaknya, jika ada satu anak yang terkena influenza, anak lain bisa ikut tertular," kata pemilik Apotek Oscar Jaya tersebut, Jumat (21/12/2018).
Ia menambahkan, sifat virus influenza adalah limiting disease.
Artinya, dalam jangka waktu satu minggu, penyakit tersebut sudah sembuh.
Saat anak terkena terkena influenza, hal penting untuk dilakukan adalah istirahat cukup, minum vitamin, dan rajin cuci tangan.
Pemberian antivirus atau imunomudulator juga bisa dilakukan.
Imunomudulator merupakan suplemen untuk meningkatkan sementara daya tahan tubuh.
"Tapi jangan konsumsi imunomodulator terus terusan. Karena ketika terkena influenza lagi, imunomodulatornya jadi tidak ampuh lagi mengatasi virus. Sebenarnya, konsumsi imunomodulator harus atas rekomendasi dokter," kata Oscar.
Selain itu, obat influenza untuk mengurangi hidung tersumbat juga bisa dikonsumsi.
Namun, Oscar menuturkan, obat tersebut tidak akan memiliki efek, jika tidak diimbangi dengan istirahat cukup dan mengonsumsi vitamin.
Sedangkan, penanganan untuk penyakit pilek dilakukan dengan cukup istirahat dan minum vitamin C.
"Tapi kalau tidak sembuh-sembuh, sudah mengarah ke influenza. Lalu kalau influenza berkepanjangan dan tidak sembuh dalam waktu satu minggu, harus waspada. Bisa jadi sudah mengarah sinusitis. Lebih berkepanjangan lagi, bisa jadi mengarah ke alergi," jelas Oscar.
Setelah mengetahui beda flu dan pilek, bagaimana cara mencegah atau meredakan kedua penyakit tersebut?
6 Makanan Redakan Flu dan Pilek
Penyakit flu dan pilek bisa dicegah.
Misalnya ketika kehujanan, segera keringkan badan dan istirahat cukup.
Selain itu, flu dan pilek juga bisa dicegah melalui konsumsi makanan yang sesuai.
"Berikan sup ayam karena sup ayam merupakan obat alami, baik dari kuahnya yang hangat maupun kandungan gizinya," terang Oscar.
Tak hanya sup ayam, ada lima makanan lain yang bisa redakan flu dan pilek, sebagaimana dilansir dari Kompas.com.
1. Bawang putih
Bawang adalah bahan makanan yang kaya akan antioksidan.
Bawang telah diteliti memiliki zat antivirus sehingga dapat mencegah pilek dan flu serta memperpendek durasi sakit.
Senyawa minyak allicin (senyawa yang memberikan harum khas pada bawang putih) ampuh untuk melawan pilek dan flu.
Meski memakan bawang putih mentah lebih baik, Anda tidak perlu memaksakan kalau memang tak suka.
Suplemen bawang putih semisal serbuk, minyak, dan ekstrak memiliki kemampuan menyembuhkan yang sama.
Anda cukup mengonsumsi satu atau dua siung bawang setiap harinya, untuk menghindarkan diri Anda dari kunjungan dokter rutin.
2. Madu
Jika Anda ingat saat nenek Anda memberikan sesendok madu saat Anda sakit tenggorokan, Anda pasti senang kalau kami beri tahu bahwa nenek Anda melakukan hal yang benar.
Penelitian menyatakan bahwa madu dapat mengurangi batuk dengan melapisi tenggorokan dan menyembuhkan iritasi.
Faktanya, madu lebih efektif melawan batuk dibandingkan dengan obat batuk.
Namun jangan lupa, anak di bawah umur 12 tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi madu karena berisiko terjangkit infant botulism.
3. Teh hijau
Orang China sudah menggunakan teh hijau sebagai penangkal sakit selama ratusan tahun.
Dan sekarang, penelitian mendukung gagasan mereka.
Teh hijau mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Tidak hanya menurunkan risiko terkena pilek dan flu, peminum teh hijau juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.
Sehingga, sel dalam tubuh mereka dapat melawan bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit.
Jangan lupa, teh hijau juga mengandung kafein.
Jika Anda mempertimbangkan memberikan teh hijau kepada anak Anda, cukup hanya satu cangkir teh hijau hangat untuk mendapatkan manfaatnya.
4. Stroberi, jeruk, dan tomat
Walaupun belum ada persetujuan bersama di antara para ahli nutrisi terhadap efek menyembuhkan dari konsumsi rutin vitamin C terhadap gejala pilek dan flu, beberapa studi menyatakan bahwa vitamin C dapat membantu pencegahan pilek dan flu.
Studi telah menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan vitamin C sebanyak tiga cangkir atau lebih setiap harinya (tubuh tidak dapat menyimpan vitamin C, sehingga sangat penting untuk mengonsumsi vitamin C setiap harinya), dapat berfungsi sebagai pembangun sistem kekebalan tubuh.
Tipsnya adalah dengan mendapatkan vitamin C dari makanan yang Anda konsumsi, dan bukan dari suplemen.
Karena itu, penuhi menu Anda dengan makanan yang kaya akan vitamin C, semisal stroberi, jeruk, tomat, dan brokoli.
5. Daging tanpa lemak
Zat besi sangat penting bagi sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Cara yang paling efisien untuk mempertahankan tingkat zat besi yang baik adalah dengan memakan daging tanpa lemak.
Tidak hanya menyediakan zat besi yang mudah diserap oleh tubuh, daging tanpa lemak juga mengandung zinc, mineral lain yang baik untuk mencegah infeksi.
Karena itu, bila hidung Anda mulai merasa sedikit mampet atau berair, makanlah sepotong daging merah tanpa lemak, daging unggas, ikan atau kerang dapat membantu Anda melawan kuman. (tribunlampung.co.id/jelita dini/kompas.com)
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved