Tsunami Pesisir Lampung

Eks Hotel 56 Kalianda Masih Diperbaiki, Korban Tsunami Belum Bisa Direlokasi

Namun, rencana pemindahan warga yang kehilangan rumahnya ke eks Hotel 56 Kalianda belum bisa dilakukan.

Eks Hotel 56 Kalianda Masih Diperbaiki, Korban Tsunami Belum Bisa Direlokasi
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Sebuah alat berat dikerahkan untuk membersihkan puing-puing bangunan rumah di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Selasa, 1 Januari 2019. 

Eks Hotel 56 Kalianda Masih Diperbaiki, Korban Tsunami Belum Bisa Direlokasi

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAJABASA - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui tim tanggap bencana masih melakukan pendataan rumah, sarana publik, dan infrastruktur yang rusak diterjang gelombang tsunami.

“Kita masih belum bisa menyimpulkan estimasi jumlah kerugian. Data awal sudah dibawa oleh tim BNPB pusat. Kita masih melanjutkan pendataan lainnya,” terang Kepala BPBD Lampung Selatan yang juga korlap tim tanggap darurat, I Ketut Sukerta, Selasa, 1 Januari 2019.

Namun, rencana pemindahan warga yang kehilangan rumahnya ke eks Hotel 56 Kalianda belum bisa dilakukan.

Alasannya, saat ini hotel tersebut masih dilakukan perbaikan.

Eks Hotel 56 Kalianda Jadi Tempat Penampungan Korban Tsunami

Presiden Jokowi Tinjau Korban Tsunami di Lampung Selatan Besok, Berikut Agendanya

Ketut mengatakan, nantinya eks Hotel 56 Kalianda akan menjadi hunian sementara bagi warga asal Rajabasa dan Kalianda yang kehilangan tempat tinggalnya.

“Masih ada beberapa perbaikan sedang kita lakukan agar menjadi hunian sementara yang cukup layak. Nanti kalau sudah selesai diperbaiki, warga yang kehilangan tempat tinggal akan kita pindahkan sementara menunggu proses relokasi,” kata dia.

Aktivitas warga di daerah pesisir Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan mulai normal.

Khususnya di daerah-daerah yang tidak terkena dampak parah dari tsunami Selat Sunda pada Sabtu, 22 Desember 2018 lalu.

Warga yang memiliki warung kelontongan sudah mulai membuka tempat usahanya.

Begitu juga warga yang memiliki usaha bengkel.

Aktivitas transportasi ke Pulau Sebesi melalui Dermaga Canti pun sudah mulai berjalan kembali. (*) 

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved