Tribun Lampung Selatan

DKP Lampung Selatan Berencana Beri Bantuan Pada Nelayan yang Kapalnya Rusak Akibat Tsunami

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan berencana memberi bantuan kepada nelayan yang kapalnya mengalami kerusakan.

DKP Lampung Selatan Berencana Beri Bantuan Pada Nelayan yang Kapalnya Rusak Akibat Tsunami
TribunLampung/Dedi Sutomo
Kepala DKP Lampung Selatan Meizar Melanesia berencana memberi bantuan bagi nelayan yang kapalnya rusak akibat tsunami 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan berencana memberi bantuan kepada nelayan yang kapalnya mengalami kerusakan akibat tsunami.  

Adapun kapal yang rencananya akan mendapatkan bantuan di bawah 5 grosstone (GT).

Kepala Dinas KP Lampung Selatan, Meizar Melanesia mengatakan, dari pendataan yang dilakukan pasca tsunami, ada 628 kapal nelayan di 5 kecamatan yang rusak.

Rumah Rusak Diterjang Tsunami, Ratusan Warga Sebesi Pilih Bertahan di Pengungsian

“Terbanyak memang ada di Desa Kunjir, Way Muli Timur, dan Way Muli di Kecamatan Rajabasa yang terkena dampak paling parah akibat tsunami serta di PPI Kalianda. Tapi ada juga di kecamatan lainnya, seperti di Sidomulyo dan Katibung serta Bakauheni,” kata dia kepada Tribun, Senin (7/1/2019).

Usulan bantuan ini satu paket dengan kelengkapan alat tangkapnya.

Sebab, tidak hanya kapal yang rusak diterjang tsunami Selat Sunda, namun alat tangkap nelayan pun habis tersapu tsunami.

“Proposal bantuannya sudah kita sampaikan. Dan ini memang sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Lampung Selatan beberapa waktu lalu untuk meninjau korban tsunami Selat Sunda,” ujar Meizar.

Antusiasnya 130 Anak Korban Tsunami Sekolah di Tenda Pengungsian

Lebih lanjut ia mengatakan, tidak hanya bantuan kapal dan alat tangkap, DKP Lampung Selatan juga mengajukan usulan perbaikan 2 TPI dan PPI Bom Kalianda.

Untuk 2 TPI yang diusulkan yakni TPI Way Muli dan Kunjir.

“Untuk TPI Way Muli dan Kunjir ini rusak parah. Bahkan sudah tidak ada lagi disapu tsunami,” terang Meizar.

Proposal pengajuan bantuan untuk kapal dan juga perbaikan TPI dan PPI ini sudah dimasukan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). 

(*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved