Tribun Lampung Selatan

Hari Ini, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mulai Menurun. Tercatat Hanya Ada 35 Letusan

Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di Selat Sunda terus menunjukan penurunan.

Hari Ini, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mulai Menurun. Tercatat Hanya Ada 35 Letusan
TribunLampung/Dedi Sutomo
Aktivitas GAK terlihat dari pesisir Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Senin 7 Januari 2019 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di Selat Sunda terus menunjukan penurunan.

Meski mengalami penurunan, masih terpantau adanya asap kawah berwarna putih dan kelabu dengan ketinggian 1.200 meter.

Menurut Andi Suardi, Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargopancuran, data dari Magma VAR, sejak pagi hingga sore hari pada Senin (7/1/2019), terpantau 35 kali letusan dengan amplitudo 10-24 mm dan durasi 33-110 detik.

Masa Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menurun

Juga masih teramati gempa hembusan sebanyak 10 kali dengan amplitudo 6-18 mm dan durasi 20-66 detik.

Tak hanya itu saja, juga teramati adanya gempa vulkanik dalam sebanyak 2 kali dengan amplitudo 2-9 mm S-P : 1-2,2 detik dan durasi 11-25 detik.

“Juga masih teramati adanya gempa tremor menerus (mikrotremor) dengan amplitudo 2-9 mm (dominan 3 mm),” kata dia, Senin (7/1/2019).

Siang GAK tertutup kabut, sehingga secara visual gunung api yang berada di Selat Sunda itu tidak teramati dengan jelas.

Sampai dengan Senin ini status GAK masih pada level III Siaga sehingga para pengunjung dan nelayan dilarang mendekati gunung api di Selat Sunda itu dalam radius 5 kilometer. 

(*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved