Tribun Lampung Selatan

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menurun, Hari Ini Terjadi 39 Kali Letusan

Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda menunjukan tren penurunan, hari ini Selasa (8/1/2019) ada 39 kali letusan.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menurun, Hari Ini Terjadi 39 Kali Letusan
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Seismograf rusak, petugas memantau aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau dengan menggunakan teropong. 

Suwarno mengatakan data amplitudo yang cendrung menurun menunjukan letusannya relatif kecil.

Dirinya berharap GAK mulai memasuki fase tenang, setelah pada sejak bulan Juni 2018 lalu terus mengalami fluktuasi aktivitas.

Aktivitas Kembali Menurun, Gunung Anak Krakatau Hanya Meletus 9 Kali

Dan pada puncaknya pada tanggal 22 Desember lalu mengalami erupsi yang membuat sebagian badannya seluas 64 hektar longsor ke laut dan memicu terjadinya tsunami Selat Sunda.

“Mudah-mudahan aktivitasnya terus turun. GAK masuk fase tenang,” terang Suwarno.

GAK sendiri merupakan gunung api yang tumbuh di lokasi bekas letusan dasyat Krakatau pada 1883 silam.

Gunung api ini mulai muncul ke permukaan laut sejak tahun 1930 silam.

Sejak saat itu GAK terus tumbuh. Selama kurun waktu 88 tahun kehadirannya, GAK terus menunjukan fluktuasi aktivitas vulkaniknya.

Sebelum mengalami erupsi hebat pada sabtu (22/12) lalu yang memicu tsunami selat Sunda, GAK sudah beberapa kali mengalami peningkatan aktivitas vulcanik.

Tercatat terakhir GAK sempat mengalami erupsi cukup hebat pada bulan September 2012. Dimana semburan debu vulkanik GAK sempat membuat heboh warga Bandar Lampung dan Pesawaran.

Hari Ini, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mulai Menurun. Tercatat Hanya Ada 35 Letusan

Pada tahun 2018 ini, GAK Mulai menunjukan peningkatan aktivitasnya sejak bulan Juni lalu.

Halaman
123
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved