Diungkap Damar, Oknum Dosen UIN Raden Intan Diduga Cabuli Mahasiswi Pernah Berbuat Serupa pada 2016

Kasus oknum dosen UIN Raden Intan yang diduga cabuli mahasiswi memasuki babak baru. Polda Lampung telah melakukan pemeriksaan

Diungkap Damar, Oknum Dosen UIN Raden Intan Diduga Cabuli Mahasiswi Pernah Berbuat Serupa pada 2016
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan. 

Setelah ia menyerahkan tugas, ungkap E, dosen SH tiba-tiba melihat ke arahnya.

Selanjutnya, beber E, dosen tersebut memegang bahunya.

Mendapat perlakuan seperti itu, E lantas mengucapkan maaf.

Ia lalu menanyakan perihal tugasnya.

"Saya tanya, tugas saya diterima atau tidak. Tapi, dia tetap megang bahu saya," ujar E.

Berikutnya, lanjut E, dosen SH menyentuh dagunya.

Dosen tersebut menanyakan apa yang ada di dagunya.

"Dia nanya, ini apa? Saya jawab, jerawat," kata E.

"Dia lalu ngomong soal kebiasaan saya terlambat kumpul tugas," imbuh E.

Setelah itu, sambung E, dosen SH mengelus-elus pipinya.

Karena merasa sudah tidak nyaman, E mengaku berniat keluar dari ruangan dosen tersebut.

Tetapi, jelas E, dosen SH menahannya hingga ke pojok ruangan.

Paman dan Keponakan Bergantian Cabuli Gadis 15 Tahun, Korban Ditemukan Terkubur di Kebun

Oknum dosen tersebut, lanjut E, kemudian menjatuhkan tangan ke bagian dadanya.

"Saya langsung permisi, izin pulang," ujar E.

Namun, E menuturkan, oknum dosen UIN Raden Intan itu masih sempat memegang bokongnya, saat ia keluar ruangan. (hanif mustafa)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved