Fakta Penentu Jenis Kelamin Bayi yang Mungkin Tak Anda Ketahui

Konon, jenis kelamin anak sudah ditentukan oleh takdir. Tapi sejumlah penelitian menyebutkan, jenis kelamin calon si jabang bayi bisa dirancang sejak

Fakta Penentu Jenis Kelamin Bayi yang Mungkin Tak Anda Ketahui
nakita.grid.id
Sperma penentu jenis kelamin janin 

Jika menginginkan anak perempuan, kromosom X yang akan dimasukkan ke dalam vagina. Demikian juga sebaliknya.

5 Tips Berkendara Tanpa Bikin Boros Bensin

Ada yang lebih canggih?

Tentu ada, yakni dengan teknologi mikro sortir atau microsort. Teknik ini dilakukan dengan menandai kromosom dengan pewarna fluorescence atau FISH (fluorescence in situ hybridization).

Sperma yang ditandai akan memancarkan warna tertentu melalui sebuah alat yang disebut flow cytometry. Di Amerika Serikat, metode ini diklaim memiliki tingkat keberhasilan hingga 85%.

Teknologi lainnya adalah dengan bayi tabung. Dalam teknologi ini, pembuahan sel telur dilakukan di laboratorium.

Setelah pembuahan berhasil, akan dicari jenis kelamin yang diinginkan untuk dimasukkan ke dalam rahim.

“Tapi teknologi-teknologi seperti itu memang terlihat sangat direkayasa,” ujar Aloysius sambil tersenyum.

Kota Mulia, Wilayah Terdingin di Indonesia Siang Hari Suhunya 15 Derajat Celcius

Pilih yang alami

Secanggih-canggihnya teknologi terkini, masih lebih bagus cara yang alami.

Oleh karena itu, Dr. Shettles kemudian memperkenalkan cara alami untuk mendesain jenis kelamin calon yang disebutnya teknik waktu ovulasi atau timing of ovulation.

Seperti diketahui, kromosom Y di sperma umurnya lebih pendek dari kromosom X.

Ini membuat pergerakan kromosom Y lebih cepat dibandingkan dengan X ketika hubungan seksual dilakukan berdekatan dengan masa ovulasi.

Walhasil, bagi yang menginginkan anak laki-laki dianjurkan untuk berhubungan satu atau dua hari sebelum masa ovulasi.

Promo Air Asia Terbang ke Bangkok Rp 19 Ribu

Tapi kalau ingin anak perempuan, hubungan sebaiknya dilakukan tiga atau lima hari sebelum ovulasi.

Saat itu kromosom Y sudah melemah sehingga tidak mampu lagi mencapai sel telur.

Akan tetapi, Aloysius tidak berani menjamin metode tersebut akan berhasil 100 persen.

Pasutri boleh berusaha, tapi jangan terlalu terobsesi untuk mendapatkan anak dengan jenis kelamin  ertentu.

“Serahkan saja semuanya kepada Tuhan, karena pasti akan diberi yang terbaik,” pungkasnya. (*)

Tags
Kesehatan
Editor: martin tobing
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved