TRIBUNWIKI KESEHATAN

Gejala Alergi Telur pada Anak, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Telur menjadi satu di antara makanan yang dapat menyebabkan alergi pada anak. Untuk menghindari hal itu, orangtua sebaiknya tahu gejala alergi telur

Gejala Alergi Telur pada Anak, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
iStockphoto/AlexPro9500
Ilustrasi - Telur. 

Namun tak perlu khawatir, alergi telur tidak terjadi semasa hidup anak.

American College of Allergi, Asthma and Immunology mengungkapkan, sekitar 70 persen anak yang alergi telur tidak akan mengalami alergi saat berusia 16 tahun.

Dilansir Kompas.comRiani Susanto, ND, CT, naturapathy doctor, dan detoxification specialist, mengatakan, alergi sebenarnya terjadi ketika daya tahan tubuh merespons terhadap sesuatu yang tidak tepat, yang biasanya tidak berbahaya.

Itu adalah bagian dari mekanisme pertahanan tubuh.

Banyak orang mengalami reaksi setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Namun, kebanyakan bukan disebabkan alergi makanan (food allergy), melainkan food intolerance.

Hanya sekitar 6 persen-8 persen anak dan 4 persen orang dewasa yang benar-benar bermasalah dengan food allergy.

Namun, banyak orang masih bingung dalam membedakan dua hal itu.

Untuk kasus seperti gatal-gatal setiap makan telur (padahal dulu baik-baik saja), kemungkinan yang terjadi adalah food intolerance.

Kondisi itu lebih umum dan tidak berbahaya.

Walaupun, gejalanya seperti food allergy.

Food intolerance terjadi saat tubuh tidak bisa mencerna komponen yang terkandung dalam makanan tertentu, dalam hal ini adalah protein dari telur.

Food intolerance bisa menjadi food allergy jika tidak memperhatikan hal yang diperlukan tubuh.

Beda Flu dan Pilek, Bisa Dicegah dengan 6 Makanan Berikut

Sebagai pencegahan, kamu perlu berhenti total atau tidak mengonsumsi telur dalam jangka waktu tertentu.

Atau, kamu juga bisa mengonsumsi wholefood enzyme atau vegetarian enzyme, untuk membantu menghancurkan protein yang terkandung dalam telur.

Minumlah sebelum atau sesudah mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi. (nakita.grid.id/kompas.com)

Penulis: Ridwan Hardiansyah
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved