Tribun Bandar Lampung

Dugaan Cek Kosong, Ketua Asosiasi Pengemudi Laporkan Pengusaha Angkutan Pelabuhan

Ketua A2P3 Hendri Dunan melaporkan Direktur PT Sarana Bumi Nasional Edy Hasuan.

Dugaan Cek Kosong, Ketua Asosiasi Pengemudi Laporkan Pengusaha Angkutan Pelabuhan
Tribun Lampung/Romi Rinando
Ini bukti cek yang terindikasi kosong pemberian Direktur PT Sarana Bumi Nasional Edy Hasuan. Edy membantah dugaan cek kosong untuk pembayaran ongkos bongkar muat di Pelabuhan Panjang. 

"Bukan cek kosong. Waktu itu saya nunggu duit masuk. Tapi, duit tidak masuk. Makanya saya ambil cek itu. Ternyata, Hendri sudah ambil cek itu pas demo kemarin," katanya, Minggu (13/1/2019).

Edy mengaku tidak mengetahui laporan A2P3 ke kepolisian. Ia menyatakan hanya memiliki sangkutan utang kepada Gito dan Hendra, bukan dengan A2P3.

"Sudah saya cicil dengan Gito. Soal laporan, saya nggak tahu. Yang penting, saya tanggung jawab. Sudah bayar Rp 90 juta, sisanya cicil sesuai kemampuan saya. Saya janji minggu depan cicil lagi," bebernya.

Menurut Edy, dirinya bukan tidak ingin membayar tagihan. Namun, jelas dia, kondisi keuangannya sedang tidak baik.

"Namanya usaha. Bukan saya nggak mau bayar. Itu kan utang piutang. Tagihan saya banyak yang terhambat. Tapi yang penting, saya cicil karena sudah jadi tanggung jawab saya," ujarnya.

Masih Penyelidikan

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Rossef Efendi belum bersedia berkomentar mengenai kasus ini.

Sementara Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polresta Ajun Komisaris Titin M menyatakan, laporan dugaan cek kosong itu masih dalam penyelidikan.

"Masih tahap penyelidikan. Tunggu saja perkembagannya," kata Titin.

Penulis: Romi Rinando
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved