Tribun Tulangbawang

Bupati Winarti Wajibkan ASN Konsumsi Beras Petani Tuba

Pemkab Tulangbawang mulai menggodok kewajiban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat untuk membeli dan mengkonsumsi beras hasil petani lokal Tuba.

Bupati Winarti Wajibkan ASN Konsumsi Beras Petani Tuba
Intisari online
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Pemkab Tulangbawang mulai menggodok kewajiban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat untuk membeli dan mengkonsumsi beras hasil petani lokal Tuba.

Ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu petani memasarkan hasil beras lokal.

Bupati Tuba Winarti mengatakan, kewajiban untuk mengkonsumsi beras lokal petani Tuba bagi ASN itu dilakukan bertahap.

Hal itu, kata Winarti, dimulai dari kampung. Ini lantaran ketersediaan beras petani Tuba dinilai masih belum mencukupi.

"Jadi sudah dimulai 10 kilorgam kali 5 kampung. Sementara ini 5 kampung dulu karena sesuai kemampuan, jadi bertahap. Baru kemudian merata di 147 kampung. Siapa pun bisa mensuplai asal sesuai regulasi," terang Winarti, Kamis (17/01).

Langkah itu, menurut Winarti, juga menjadi tantangan bagi petani lokal Tuba untuk menghasilkan beras yang berkualitas.

Untuk merealisasikan langkah tersebut, Winarti menegaskan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan pasar untuk petani lokal Tuba.

BREAKING NEWS - Jalani Sidang Lanjutan, Agus BN: Apalagi yang Mau Ditutupi, Sudah Jadi Terpidana

“Sudah kita siapkan pasarnya. Tapi memang kapasitas dan kemampuan (hasil panen petani) kita masih kurang. Intinya kita sekarang siapkan dulu pasarnya," papar Winarti.

Sejauh ini, Winarti mengatakan, petani lokal Tulangbawang mengakui jika tahun ini belum mampu memenuhi kebutuhan beras untuk menyuplai sekitar 4.000 ASN di Tulangbawang.

Ayah Intimi Anak Kandung dari SD sampai SMA, Kasus Terungkap Berkat Seorang Dokter

Untuk mensiasatinya, selain mengambil beras dari petani lokal, pihaknya saat ini juga bekerjasama dengan Bulog untuk memenuhi kekurangannya.

“ASN sudah mulai mengambil (beras petani lokal). Tapi aturan harus tetap diikuti. Saya minta berasnya juga harus bagus," imbuhnya.

Winarti mengakui, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Gapoktan di Tulangbawang saat ini masih belum siap memenuhi kebutuhan seluruh ASN. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved