Tribun Bandar Lampung

BNNP Lampung Akui Periksa Urine Oknum Hakim PN Menggala yang Digerebek Bawa Masuk 2 Wanita ke Rumah

BNN Provinsi Lampung membenarkan pihaknya diminta bantuan untuk lakukan tes urine terhadap Y, seorang oknum hakim yang bertugas di PN Menggala.

Tribun Lampung
Ilustrasi selingkuh oleh oknum hakim di PN Menggala 

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung membenarkan pihaknya diminta bantuan untuk lakukan tes urine terhadap Y, seorang oknum hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Menggala.

“Mereka KY (komisi Yudisial) kesini minta bantuan kami, untuk tes urine, dan menjelaskan seperti apa. Tadi sudah kita tes dan kirim ke lab, soal hasilnya tunggu satu pekan kedepan. Jadi saya belum bisa jelaskan, kalau hasilnya kita belum tahu,” ujar  Kepala BNN Lampung Tagam Sinaga, Senin (21/1/2019).

Tagam nenjelaskan, pemeriksaan urien terhadap oknum hakim berinisial Y itu dilalukan atas permintaan Komisi Yudisial yang merupakan lembaga pengawas hakim.

Oknum Hakim PN Menggala yang Digerebek Bersama 2 Wanita Jalani Tes Urine di BNNP Lampung

“Kita tes sesuai permingtaan KY, dan memang mereka minta BNN yang periksa, karena ada miss komunikasi antara KY dan PT,” jelas Tagam.

Dia menjelaskan pemeriksaan urine terhadap oknum hakim berinisial Y dilakukan BNN atas permintaan KY karena selain ada informasi wanita juga ada dugaan narkoba.

“Mereka mendegar selain membawa wanita, ada narkobanya juga. Makanya KY minta bantuan BNN,” imbuhnya.

Y, oknum hakim Pengadilan Negeri Menggala yang diduga berduaan bersama dua wanita di rumah dinasnya, diharuskan melaksanakan tugas di Pengadilan Tinggi Tanjungkarang mulai Senin, 21 Januari 2019.

"Tapi tadi pagi kami mendapat informasi kalau hakim Y sedang diperiksa di BNN. Dari pagi sampai siang ini belum ada berita selanjutnya," ungkap Jesayas.

Jesayas menjelaskan, Y menjalani pemeriksaan urine di BNNP Lampung.

Hal ini untuk menindaklanjuti informasi adanya indikasi hakim Y menggunakan narkoba atau obat-obataan terlarang lainnya.

Halaman
1234
Penulis: Romi Rinando
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved