Pinjam Uang Istri Alasan untuk Melayat Keluarga, Ternyata Dipakai Bayar Hotel untuk Cabuli ABG

Pinjam Uang Istri Alasan untuk Melayat Keluarga, Ternyata Dipakai Bayar Hotel untuk Cabuli ABG

Pinjam Uang Istri Alasan untuk Melayat Keluarga,  Ternyata Dipakai Bayar Hotel untuk Cabuli ABG
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Kasus pencabulan. 

Kejadian ini terungkap pada Selasa (8/1/2019) lalu.

Mar (35) istri dari terduga menceritakan kejadian itu dengan isak tangis.

“Tolonglah pak bagaimana bejatnya dia itu. Kelakuannya tak lagi manusia. Kami harap Polisi menghukum dia seberat-beratnya di dalam penjara,” ujar Mar sebagaimana dikutip dari MetroAsahan.com.

Mar bercerita, suami yang dinikanikahinya empat tahun lalu itu pagi sehari sebelum kejadian meminjam uang sebesar Rp 200 ribu dengan alasan untuk biaya perjalanan menjenguk keluarganya yang meninggal dunia di Tebingtinggi.

“Kau nggak usah ikut. Aku sendiri saja yang pergi, supaya tak banyak beban biaya,” kata Mar mengulang ucapan suaminya ES.

ES yang sehari-harinya berprofesi sebagai penjual telur gulung keliling inipun kemudian pergi dari rumah.

ES malah menemui DP yang sedang belajar di salah satu pesantren di Kecamatan Air Joman.

Sampai di sekolah, ES kembali mempermisikan putrinya kepada kepala sekolah dengan alasan ibunya sedang sakit di rumah dan harus segera membawa anaknya pulang.

“Gak pergi ke Tebingtinggi dia. Dia malah pergi ke Air Joman menjemput anakku dan dirayunya ke hotel,” jelas Mar.

Diperjalanan, ES yang membonceng anaknya dengan sepeda motor itu sempat berputar-putar di kota Tanjungbalai dan membawa putri tirinya itu ke hotel kelas Melati di kawasan Batu Tujuh Tanjungbalai dengan alasan menunggu kawannya di hotel.

“Anakku sempat curiga juga. Dia tanyak sama bapaknya kenapa dibawak ke hotel tak langsung ke rumah. Lalu orang itu masuk ke kamar,” kata Mar lagi sambil menangis.

Halaman
1234
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved