OTT KPK di Lampung

Dulu Minta Didampingi KPK buat Lawan Suap, Kini Bupati Mesuji Khamami Ditangkap KPK Dugaan Suap

Kabar Bupati Mesuji Khamami Ditangkap KPK telah beredar pada Rabu malam. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kemudian membenarkan penangkapan tersebut

tribunlampung.co.id/istimewa
Ilustrasi - Bupati Mesuji Khamami. 

"Penyediaan material dilakukan pihak ketiga. Untuk tahap job mix menggunakan alat berat milik Pemkab Mesuji," kata Khamami.

Saat ini, Pemkab Mesuji memiliki 60 alat berat.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Mesuji menggunakan tenaga kerja dari masyarakat sekitar, yang sudah terlatih secara padat karya.

Mereka menerima upah sebesar Rp 150 ribu per hari atau Rp 1.250.000 per bulan.

"Di lapangan mereka dilengkapi dengan alat pengaman diri (APD). Mereka juga mendapat asuransi kesehatan, kecelakaan, dan kematian," katanya.

Ditangkap KPK Dugaan Suap Proyek

KPK menjaring delapan orang, termasuk Bupati Mesuji Khamami, dalam OTT di Lampung pada Rabu, 23 Januari 2019.

Delapan orang, termasuk Bupati Mesuji Khamami ditangkap KPK terkait kasus dugaan suap proyek-proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pada Rabu, 23 Januari 2019, pihaknya melakukan kegiatan OTT di tiga lokasi terpisah.

"Iya, kami lakukan OTT di Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Mesuji," ungkap Febri Diansyah melalui pesan WhatsApp kepada Tribunlampung.co.id, Kamis, 24 Januari 2019, dini hari.

Dari hasil OTT tersebut, Febri mengungkapkan, ada delapan orang, termasuk Bupati Mesuji Khamami ditangkap KPK.

"Sampai saat ini, yang diamankan delapan orang dari unsur kepala daerah/bupati, PNS, dan swasta," katanya.

Febri menjelaskan, OTT dilakukan atas dugaan transaksi suap terkait proyek-proyek infrastruktur di Dinas PUPR di Kabupaten Mesuji.

"Diduga merupakan realisasi komitmen fee proyek-proyek yang dianggarkan tahun 2018 lalu," katanya.

Dalam OTT itu, Febri mengatakan, pihaknya mengamankan uang dalam pecahan Rp 100 ribu dalam kardus.

"Untuk jumlahnya masih dalam proses perhitungan," tuturnya.

Febri menambahkan, KPK akan menentukan status kedelapan orang yang diamankan dalam gelar OTT tersebut.

Bupati Mesuji Terjaring OTT, Ironi Proyek Swakelola ala Khamami yang Pernah Dipuji Presiden Jokowi

"Waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak yang diamankan," tandasnya.

Khamami menjadi bupati ketiga yang diamankan KPK melalui OTT di Lampung dalam setahun terakhir.

Sebelumnya, Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Mustafa dan Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan telah terjaring KPK. (hanif mustafa/endra zulkarnain)

Penulis: Ridwan Hardiansyah
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved