Tribun Lampung Selatan

Pohon Kelapa dan Ketapang Bantu Redam Hantaman Tsunami di Lamsel

Keberadaan pohon kelapa dan ketapang di pesisir pantai Desa Banding (Banding Resort) turut andil dalam menahan derasnya hantaman gelombang tsunami.

Pohon Kelapa dan Ketapang Bantu Redam Hantaman Tsunami di Lamsel
Tribunlampung/Dedi
Pantai Banding Resort 

lah satu pantai di kawasan pesisir yang masih memiliki daerah sepadan pantai sepanjang sekitar 50 meter.

Daerah sepadan pantai ini masih ditumbuhi pepohon kelapa dan ketapang.

Sebelumnya, Mashabi Direktur Eksekutif Mitra Bentala Lampung kepada tribun mengatakan peristiwa tsunami selat Sunda lalu menjadi pelaran bersama, khususnya bagi pemerintah kabupaten Lampung Selatan.

Menurut dirinya, kedepan pemerintah kabupaten Lampung Selatan perlu memikirkan dan membuat perencanaan dan penataan ruang wilayah pesisir yang dapat mencegah/mengurangi dampak bencana dalam bentuk adaptasi dan mitigasi.

Mutasi Besar-besaran 20 Jenderal Polisi, Kapolri Tito Karnavian Tegaskan soal Fraksi dan Friksi

Pasca OTT KPK, Rumdis Bupati Mesuji Khamami Dijaga Aparat Kepolisian

“Diantaranya melakukan penataan pemukiman masyarakat di kawasan pesisir dengan tetap memperhatikan keberadaan green belt (sabuk hijau),” kata dia kepada tribun beberapa waktu lalu.

Mashabi mengatakan sesuai dengan aturan, green belt kawasan pesisir ini minimal 100-150 meter dari bibit pantai.

Kawasan green belt ini sebaiknya memiliki vegetasi tanaman yang bisa meredam dampak dari tsunami.

“Jika ada tanaman mangrove di areal green belt ini, haruslah dijaga dan dikembangkan. Tetapi juga bisa tanaman lainnya. Seperti pandan laut, waru laut, kelapa atau jenis tanaman lainnya yang bisa tumbuh sesuai dengan karakter kawasan pesisirnya,” ujar dirinya.

Menurut dirinya, keberadaan vegetasi/taman pada zona green belt ini bisa dikembangkan dengan juga memperhatikan kerapatan dan ketebalan vegetasinya. Sehingga efek redamnya terhadap tsunami bisa maksimal.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved