Kontroversi Tabloid Indonesia Barokah, Benarkah Bagian Kampanye Hitam yang Serang Kubu Prabowo?

Bukan hanya kontennya yang dinilai merugikan kubu Prabowo-Sandiaga. Namun, juga karena peredaran tabloid Indonesia Barokah terjadi menjelang Pilpres.

Kontroversi Tabloid Indonesia Barokah, Benarkah Bagian Kampanye Hitam yang Serang Kubu Prabowo?
KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN
Tabloid Indonesia Barokah yang siap edar. 

Kontroversi Tabloid Indonesia Barokah, Benarkah Bagian Kampanye Hitam yang Serang Kubu Prabowo?

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kemunculan tabloid Indonesia Barokah langsung memicu kontroversi.

Bukan hanya kontennya yang dinilai merugikan kubu Prabowo-Sandiaga.

Namun, juga karena peredaran tabloid Indonesia Barokah terjadi menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ditambah lagi, tabloid ini beredar di masjid-masjid.

Tabloid Indonesia Barokah Beredar di Bandung, Dikirim via Pos dan Dititip ke Satpam

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berkoordinasi dengan Dewan Pers untuk menyelidiki kasus tersebut.

Sementara itu, kedua kubu calon presiden dan wakil presiden memiliki pendapat berbeda.

Sandiaga Uno menyebut, Tabloid Barokah adalah bagian dari kampanye hitam Pemilu 2019.

Sementara itu, Jokowi-Ma'ruf menjelaskan, tabloid tersebut tidak berisi konten hoaks.

Berikut ini sejumlah fakta tentang kasus Tabloid Barokah:

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved