Arti Warna Merah dalam Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek

Arti Warna Merah dalam Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek. banyak barang yang lekat dengan warna merah.

(KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO)
Suasana dan Makna Warna Merah Imlek - Masyarakat memanfaatkan lampion-lampion sebagai latar berfoto. 

Arti Warna Merah dalam Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, tak jarang Anda akan menemukan banyak barang yang lekat dengan warna merah.

Rasanya warna merah menjadi warna favorit orang Tionghoa.

Mulai dari busana, amplop, hingga ornamen atau hiasan-hiasan saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Beberapa obyek wisata pun dihiasi dengan lampion merah hingga lilin-lilin hingga ornamen atau bangunan bewarna merah.

Lantas apa sebenaranya arti di balik warna merah tersebut?

Seorang peneliti dan budayawan Tionghoa, David Kwa pernah menjelaskan, warna merah sendiri memiliki makna kebahagiaan.

Menurut dia, warna merah merupakan unsur dari “yang”.

Warna merah yang juga warna panas, warna matahari, api diharapkan dapat memberikan suasana kebahagiaan.

Panitia Imlek dan Cap Go Meh Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menggelar pawai lampion pada Selasa (3/3/2015) malam. Sejumlah lampion dipasang pada mobil hias dan kendaraan yang dibentuk seperti kereta kencana.
Panitia Imlek dan Cap Go Meh Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menggelar pawai lampion pada Selasa (3/3/2015) malam. Sejumlah lampion dipasang pada mobil hias dan kendaraan yang dibentuk seperti kereta kencana. (KOMPAS/EMANUEL EDI SAPUTRA)

Serba-serbi warna merah ini menggambarkan pengharapan di tahun baru tersebut segala kesedihan dan kegelapan akan sirna digantikan dengan kebahagian.

Kemudian, warna merah ini juga menurut seseorang yang mempraktekan feng shui tradisional, sekaligus penulis “78 Tips Menambah Hoki Anda”, Suhana Lim menjelaskan soal makna warna merah dalam Imlek.

Menurut Suhana, selain memiliki makna kebahagian, warna merah kerap kali menjadi simbol dari kebaikan hati, kebenaran, dan ketulusan hati.

Bagi dia, bunyi karakter “merah” atau “hung” identik dengan karakter “makmur.”

Oleh sebab itu, warna merah pun menjadi warna yang digemari oleh orang Tionghoa, terutama dalam merayakan Tahun Baru Imlek.

Selain warna merah, warna lainnya yang akan ditemukan pada perayaan Tahun Baru Imlek adalah warna kuning dan emas.

Sama halnya seperti warna merah, kedua warna tersebut juga dianggap lambang kemakmuran.

Oleh sebab itu, warna kuning dan emas diharapkan bisa membawa aura positif.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved