Tribun Bandar Lampung
Penjambret Ibu Rumah Tangga dan Perawat Terindikasi Satu Jaringan
Polisi meringkus dua tersangka penjambret yang menyasar ibu rumah tangga (IRT).
Penulis: hanif mustafa | Editor: Yoso Muliawan
LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Polisi meringkus dua tersangka penjambret yang menyasar ibu rumah tangga (IRT). Keduanya beraksi di Jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Rosef Efendi menjelaskan, dua tersangka jambret itu adalah Doni Irawan (22) dan S (17). Keduanya warga Pesawaran.
"Mereka melakukan aksinya pada Rabu, 23 Januari 2019, (malam) sekitar pukul 21.00 WIB. Korbannya adalah ibu rumah tangga, warga Telukbetung Barat," kata Rosef, Rabu (30/1/2019).
Pihaknya memperkirakan, dua tersangka penjambret IRT ini satu jaringan dengan penjambret yang menyasar perawat Rumah Sakit Bumi Waras. Penjambret dengan korban seorang perawat itu masih buron. Ini sekaligus mengklarifikasi pernyataan Rosef sebelumnya yang menyebut tersangka penjambret perawat telah tertangkap.
Adapun penjambretan terhadap IRT tersebut berawal ketika Sri Yanti melintas di Jalan Wolter Monginsidi. Melihat sasaran lewat, pelaku yang berkendara motor menarik paksa tas korban.
"Anggota mengamankan pelaku tidak lama setelah kejadian. Dari tangan pelaku, anggota mengamankan tas berisi dua unit ponsel dan uang Rp 12 juta. Anggota juga mengamankan barang bukti satu unit motor untuk beraksi," terang Rosef.
Pihaknya masih melakukan pengembangan kasus dari penangkapan dua tersangka jambret ini.
"Masih kami kembangkan, karena kemungkinan ada kaitan dan satu jaringan dengan aksi penjambretan yang lain (termasuk penjambretan terhadap perawat)," ujar Kompol Rosef Efendi.
Ia menyebut penjambret IRT dan penjambret perawat RS BW beraksi di lokasi yang sama, yaitu Jalan Wolter Monginsidi.
"Untuk kasus tersebut (penjambret perawat), pelaku masih dalam pengejaran," tandasnya.
Dua hari setelah penjambretan terhadap IRT, giliran seorang perawat dijambret di depan RS BW, Jumat (25/1) sore. Aksi dua pelaku yang berkendara motor itu terbilang berani lantaran terjadi di jalan dalam kondisi lalu lintas ramai.
Akibat penjambretan, korban bernama Dewi Andini kehilangan tas berisi uang tunai Rp 2 juta, ponsel iPhone, kartu anjungan tunai mandiri, dan sejumlah identitas pribadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kasat-reskrim-polresta-bandar-lampung-kompol-rosef-efendi-1.jpg)