Siswa SMP Bunuh Teman demi Motor di Lampung Tengah, Leher Korban Dililit Dasi dan Ikat Pinggang

Seorang siswa SMP bunuh temannya sendiri demi mendapatkan sepeda motor sang teman. Peristiwa tersebut terjadi di

Siswa SMP Bunuh Teman demi Motor di Lampung Tengah, Leher Korban Dililit Dasi dan Ikat Pinggang
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Jenazah. 

Kejadian pencabulan tersebut berawal saat korban dijemput S.

S mengajak korban untuk menonton acara Musabaqah.

Setelah acara selesai, S mengajak korban untuk menemaninya mabuk bersama tiga orang teman S.

Setelah para pelaku dalam kondisi mabuk, S menyetubuhi korban di sebuah kebun di Desa Sukamulia Praida, Bagik Payung Timur, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur.

Selesai menyetubuhi korban, S menawarkan korban untuk disetubuhi oleh rekannya.

Namun, hal tersebut ditolak korban.

Dengan bujuk rayu, korban akhirnya mau dibonceng oleh tersangka Irwan untuk diantar pulang.

Di tengah perjalanan, korban memilih loncat dari atas motor.

Diduga, korban ketakutan.

Akibat loncat dari motor yang sedang berjalan, korban mengalami luka di bagian kepala.

Telinga korban juga mengeluarkan darah.

Saat itu, korban tidak sadarkan diri.

Mengetahui hal tersebut, S bersama tersangka Ade malah membawa korban ke kebun.

Mereka malah menyetubuhi korban.

Setelah itu, korban diserahkan kepada tersangka Irwan dan Makbullah.

Kedua tersangka tersebut sudah menunggu di sebuah gudang di Dusun Lendang, Desa Sukarma, Kecamatan Aikal.

Kedua tersangka kemudian menyetubuhi korban secara bergiliran.

Padahal saat itu, korban masih dalam keadaan pingsan.

Setelah melakukan aksi bejat tersebut, kedua tersangka membawa korban ke Puskesmas Kalijaga.

Namun di tengah perjalanan, korban meninggal dunia.

Karena panik, keempat tersangka mengarang cerita.

Mereka mengatakan bahwa menemukan korban di tengah jalan dalam keadaan sempoyongan.

Mereka kemudian mengantarkan korban ke puskesmas.

Demi Sepeda Motor, 2 Siswa SMP di Lampung Tengah Tega Bunuh Temannya

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi.

Polisi menangkap para pelaku karena menemukan kejanggalan dari keterangan para tersangka.

Saat ini, keempat tersangka dan barang bukti pada kasus siswi SMP dicabuli hingga tewas, telah diamankan di Polres Lombok Timur untuk penyelidikan lebih lanjut. (samsir alam)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved