Tribun Bandar Lampung

Awalnya Keliling Tawari Pasang Hordeng dan Wall Paper, 3 Pelaku Ini Lalu Kuras Harta Pemilik Rumah

Tawarkan hordeng dan wallpaper rumah, tiga sales kuras barang berharga milik korbannya.

Awalnya Keliling Tawari Pasang Hordeng dan Wall Paper, 3 Pelaku Ini Lalu Kuras Harta Pemilik Rumah
TribunLampung/Hanif Mustafa/HO
3 pelaku pencurian rumah dengan modus penjual hordeng dan wall paper berhasil diciduk polisi 
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tawarkan hordeng dan wallpaper rumah, tiga sales kuras barang berharga milik korbannya.
Alhasil ketiganya diringkus oleh Tekab 308 Subdit III Jatanras Polda Lampung di sebuah rumah yang terletak di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Senin 4 Februari 2019, sekira Jam 23.00 wib.
Ketiganya yakni Ronal (33), warga Banyu Asin, Sumatra Selatan; Novan (18), warga Kertapati, Palembang; dan Putra (24), warga Jalan Pulau Sebesi, Sukarame.
Menurut Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto, ketiga pelaku pencuri spesialis rumah berkedok sales hordeng ini ternyata tidak hanya sekali melakukan aksinya di Bandar Lampung.
"Yang ketahuan tiga kali. Saat ini masih kami dalami guna pengembangan adanya TKP lain," ungkapnya, Selasa 5 Februari 2019.
Adapun ketiga TKP yang dimaksud yakni pertama di Jalan Sultan Badarudin, Gedong Air, Tanjungkarang Barat, dengan nomor laporan LP/1076/B/XII/2018/LPG/RESTA BALAM/SEKTOR TKB.
Kedua di Perum Bilabong, Kelurahan Bilabong Jaya, Langkapura, dengan nomor laporan LP/1060/B/XII/2018/LPG/RESTA BALAM/SEKTOR TKB.
Ketiga di Jalan Urip Sumiharjo, Gang M Ali, Kelurahan Way Halim Permai, dengan nomor laporan LP/112/B/II/2019/LPG/RESTA BALAM/SETOR SUKARAME.
Ruli pun menuturkan, modus ketiga pelaku ini cukup unik yakni dengan berpura pura bertamu mengaku sebagai sales dan menawarkan hordeng serta wallpaper rumah.
"Jadi mereka ini seakan-akan menawarkan barang dagangan berupa hordeng dan walpaper," katanya.
Lanjutnya, begitu korban tertarik, salah satu orang berpura-pura mengukur dan mencek pintu/jendela atau tembok yang akan dipasang hordeng ataupun walpaper bersama pemilik rumah.
"Saat pemilik rumah lengah itulah, pelaku lainnya menjalankan aksinya dengan mengambil barang-barang berharga milik korban," jelas Ruli.
Namun bila korban mengetahui gelagat korban, Ruli mengatakan, ketiga pelaku tak segan langsung mengikat dan mengurung korban di dalam salah satu kamar.
"Dan pelaku juga membungkam mulut korban menggunakan lakban," imbuhnya.
Ruli pun mengatakan, ketiganya diamankan di salah satu rumah di Jalan Pulau Sebesi Sukarame tanpa perlawanan.
Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa satu unit handphone, satu unit laptop, satu buah jam tangan bermerk, dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam bernopol BE 5304 ZG untuk beraksi.
"Saat ini kami masih melakukan penelusuran barang bukti lainnya, berupa elektronik dan emas milik korban yang sempat dikirim oleh pelaku melalui jasa ekspedisi," tandasnya.
(*)
Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved