Tribun Bandar Lampung

Panitia MTQ Coret Kafilah Impor dari Luar Bandar Lampung

Panitia Musabaqah Tilawatil Qur'an ke-50 mencoret beberapa peserta (kafilah) dari luar Bandar Lampung.

Panitia MTQ Coret Kafilah Impor dari Luar Bandar Lampung
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Seorang kafilah (peserta) unjuk penampilan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-50 Bandar Lampung di Stadion Pahoman, Selasa (5/2/2019). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BAYU SAPUTRA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Panitia Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-50 mencoret beberapa peserta (kafilah) "impor" dari luar Bandar Lampung. Ini berdasarkan hasil kroscek panitia terhadap para kafilah utusan 20 kecamatan se- Bandar Lampung.

MTQ ke-50 Tingkat Kota Bandar Lampung berlangsung mulai Senin (4/2/2019) hingga Kamis (7/2/2019) di Stadion Pahoman. Ajang MTQ yang bekerjasama dengan Pemkot Bandar Lampung ini memperlombakan tujuh cabang. Antara lain tilawah qur'an anak-anak, remaja, dewasa, dan tuna netra; tafsir qur'an; khotil (kaligrafi) qur'an, dan fahmil (cerdas cermat) qur'an. Lalu syarhil qur'an; tahfiz qur'an 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz; dan penulisan makalah qur'an.

Imam Mahali selaku Jabatan Pelaksana Pembinaan Musabaqah Kantor Kementerian Agama Bandar Lampung mengungkapkan, peserta yang mengikuti MTQ ke-50 seharusnya berjumlah 1.040 orang dari tujuh cabang lomba dengan 44 kelas.

"Tapi, berdasarkan kroscek panitia, hanya 363 orang yang layak menjadi peserta. Sisanya, tidak bisa mengikuti lomba. Ada juga kecamatan yang memang tidak mengirimkan kafilah," katanya di Stadion Pahoman, Selasa (5/2/2019).

Imam menjelaskan, ada banyak calon peserta yang tidak memenuhi kriteria. Di antaranya, karena tidak menyertakan persyaratan seperti kartu keluarga, kartu tanda penduduk, dan akta kelahiran.

"Parahnya lagi, ada wilayah yang 'mengimpor' peserta dari luar Bandar Lampung. Itu tidak kami perkenankan. Panitia akhirnya mendiskualifikasi," ujarnya.

Imam menyatakan, panitia sangat ketat menyeleksi kafilah MTQ. Tujuannya, papar dia, agar MTQ berjalan dengan kualitas, bukan manipulasi.

"Melalui MTQ, kami berharap minat baca qur'an bisa meningkat, termasuk pemahaman dan pengamalan nilai-nilai qur'an," katanya.

Kepala Kantor Kemenag Bandar Lampung Saraden Nihan menjelaskan, para kafilah atau peserta MTQ ke-50 adalah perwakilan dari 20 kecamatan se-Bandar Lampung.

Halaman
12
Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved