Tribun Bandar Lampung

Penjual Burung Pipit Ketiban Rejeki di Perayaan Tahun Baru Imlek 2019

Perayaan hari raya Imlek 2570 membawa berkah tidak hanya bagi para warga yang merayakannya tapi juga warga di lingkungan sekitar.

Penjual Burung Pipit Ketiban Rejeki di Perayaan Tahun Baru Imlek 2019
Tribunlampung/Eka
Penjual burung pipit di depan pintu masuk Vihara Thay Hin Bio 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Perayaan hari raya Imlek 2570 membawa berkah tidak hanya bagi para warga yang merayakannya tapi juga warga di lingkungan sekitar.

Seperti halnya para penjual burung pipit sebanyak enam orang yang dari pagi sudah standby duduk di depan pintu masuk Vihara Thay Hin Bio di Jalan Ikan Kakap, Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Selasa (5/2/2018) pagi.

Ratusan burung pipit yang sudah berada di sangkar-sangkar ke enam orang penjual tersebut sudah disiapkan kepada warga etnis Tionghoa yang akan membeli dan dilepaskan sebagai sebuah tradisi.

"Ini burung pipit dan kami sediakan bagi warga pada perayaan imlek ketika sembahyangan," papar Sulaiman, salah satu penjual burung pipit yang sempat dijumpai, Selasa (5/2/2019).

Biasanya ia menyiapkan sebanyak 200 burung untuk satu kandangnya yang dihargai Rp 2 ribu untuk setiap ekornya.

Mana Paling Cantik? 5 Artis Indonesia Rayakan Imlek dengan Baju Merah Menyala

"Warga belinya biasanya sesuai jumlah yang mau mereka lepas. Kalau yang beli itu ada yang tiga, empat, dan lima ekor," ungkapnya.

Sehari dirinya bisa habis menjual sebanyak 200 ekor apalagi pada hari perayaan Imlek seperti ini.

Prihatin Musibah Tsunami, Vihara Thay Hin Bio Tak Gelar Acara Khusus di Tahun Baru Imlek 2019

Promo Wendys Terbaru sampai 10 Februari 2019, Promo Menarik dari Wendys Peringati Imlek 2019

"Burungnya didapat dari sawah-sawah dan beli dari penjaring Sidomulyo Lampung Selatan. Untuk hari ini sudah laku sekitar Rp 200 ribu sampai siang ini," paparnya.

Sulastri, salah seorang warga Tionghoa yang melepaskan burung pipit tersebut mengatakan bahwa kegiatan melepas burung merupakan tradisi.

"Saya lepaskan tiga ekor burung. Intinya kalau mau bersedekah maka bersedekahlah. Semoga tahun baru Imlek lebih baik lagi," ungkapnya. (eka)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved