Tribun Bandar Lampung

Prihatin Musibah Tsunami, Vihara Thay Hin Bio Tak Gelar Acara Khusus di Tahun Baru Imlek 2019

Prihatin Musibah Tsunami, Vihara Thay Hin Bio Tak Gelar Acara Khusus di Tahun Baru Imlek 2019

Prihatin Musibah Tsunami, Vihara Thay Hin Bio Tak Gelar Acara Khusus di Tahun Baru Imlek 2019
Tribunlampung/Eka
Suasana Imlek di Vihara Thay Hin Bio 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Romo Joni Hadianto mengatakan hari ini semua umat etnis Tionghoa mengungkapkan rasa syukur yang sebesar-besarnya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga kepada leluhur mereka melalui rumah ibadah ini dengan dibarengi doa.

"Semoga di tahun babi tanah ini kita semuanya dapat hidup damai, aman, saling berbagai kebahagian," ungkap Joni saat dijumpai di Vihara Thay Hin Bio di Jalan Ikan Kakap, Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Selasa (5/2/2018) pagi.

Agenda hari ini tidak ada kegiatan khusus di Vihara Thay Hin Bio hanya sediakan perangkat-perangkat untuk umat yang ingin mengucapkan syukur.

"Kenapa tidak adakan acara khusus? Karena di provinsi Lampung di tahun ini terjadi musibah tsunami banyak makan korban. Jadi bagi yang mau ucapkan syukur silakan, tapi vihara tidak ada suatau acara khusus mudah-mudahan tahun depan bisa rayakan lebih ramai dan meriah," tuturnya.

Lanjutnya makna Imlek tahun ini karena unsur tanah bisa tenang dan menerima apa yang ada dan memberikan dengan bahagia.

Atraksi Enam Barongsai Ramaikan Perayaan Imlek di Vihara Thay Hio Bio

VIDEO: Pengamanan Perayaan Waisak di Vihara Thay Hin Bio

"Dengan catatan apa yang dilakukan harus bermanfaat untuk semua orang," paparnya.

Jumlah biksu yang datang sebanyak enam orang yang membacakan doa kepada orang yang ingin disampaikan melalui doa khusus. Supaya semua makhluk hidup berbahagia.

"Tadi kita baca-baca turun berikan berkah. Itu untuk memurnikan supaya mereka merasa ini kan mewakili orang-orang yang mengucapkan syukur bisa dengan tenang dan lebih mengena dengan apa yang mereka harapkan," pungkasnya. (eka)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved