Tribun Bandar Lampung

Dugaan Sekretaris Dinas Pariwisata Aniaya Bendahara: Polisi Minta Keterangan 4 Saksi

Polresta Bandar Lampung telah meminta keterangan kepada empat saksi terkait kasus dugaan penganiayaan.

Dugaan Sekretaris Dinas Pariwisata Aniaya Bendahara: Polisi Minta Keterangan 4 Saksi
Tribun Lampung/Hanif Risa Mustafa
Massa mengatasnamakan Pusat Perjuangan Rakyat Lampung menggelar aksi di depan Polresta Bandar Lampung, Rabu, 6 Februari 2019. Mereka meminta kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan kekerasan yang menimpa bendahara rutin Dinas Pariwisata Bandar Lampung. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Polresta Bandar Lampung telah meminta keterangan kepada empat saksi terkait kasus dugaan Sekretaris Dinas Pariwisata Bandar Lampung Dirmansyah menganiaya bendahara rutin Nova Yulistyani Syarif.

"Masih tahap penyelidikan. Kami sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Empat saksi sudah kami mintai keterangan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Rosef Efendi, Rabu (6/2/2019).

Rosef juga memastikan pihaknya telah mendapatkan surat visum pelapor.

"Sekarang masih kami analisis hasil keterangan para saksi dan hasil visum," ujarnya.

Setelah analisis selesai, pihaknya segera melakukan gelar perkara.

"Kami akan gelar perkara dulu dari tahap penyelidikan ke pelidikan," tandas Kompol Rosef Efendi.

Kasus dugaan penganiayaan bendahara rutin oleh sekretaris Dispar Bandar Lampung ini menuai respons beberapa pihak. Di antaranya Pusat Perjuangan Rakyat Lampung yang merupakan gabungan sejumlah elemen.

Pantauan awak Tribun Lampung, Rabu (6/2/2019), puluhan orang yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung itu menggelar aksi di depan Polresta Bandar Lampung. Mereka menyampaikan harapan agar kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan tindak kekerasan ini.

Funky Rulitasari, koordinator aksi, mengungkapkan, aksi tersebut sebagai bentuk keprihatinan atas kasus dugaan penganiayaan ini.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved