Tribun Bandar Lampung

Sopiah, Tuna Netra Juara Tilawah MTQ: 2 Pekan Intensif Dengar Lantunan Alquran di YouTube

MTQ Ke-50 Bandar Lampung menobatkan Sopiah sebagai juara tilawah kategori kafilah (peserta) tuna netra.

Sopiah, Tuna Netra Juara Tilawah MTQ: 2 Pekan Intensif Dengar Lantunan Alquran di YouTube
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Sopiah, juara tilawah MTQ Ke-50 Tingkat Kota Bandar Lampung kategori kafilah (peserta) tuna netra, di kediamannya, Jumat (8/2/2019). 

"Ada tujuh cabang lomba. Ini sesuai ketentuan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran pusat dalam setiap jenjang, apakah tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, bahkan desa/kelurahan," paparnya usai rapat persiapan MTQ ke-50 di Gedung Semergou, Pemkot Bandar Lampung, Rabu (16/1/2019).

Adapun tujuh cabang lomba itu antara lain tilawah quran anak-anak, remaja, dewasa, dan tuna netra; tafsir quran; khotil (kaligrafi) quran, dan fahmil (cerdas cermat) quran. Lalu syarhil quran; tahfiz quran 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz; dan penulisan makalah quran.

Menurut Saraden, potensi kafilah di Bandar Lampung cukup besar. Akan tetapi, ungkap dia, kadang ada kafilah asal Bandar Lampung yang ikut MTQ mewakili kabupaten/kota lain.

"Itu juga yang kami ingatkan. Jangan sampai mereka tidak konsisten dan tidak sesuai aturan. Kalau memang asal Bandar Lampung, tentu harus mewakili Bandar Lampung," harapnya.

Adapun tim penilai MTQ ke-50 berasal dari beberapa unsur dengan keahlian masing-masing. Mulai dari perguruan tinggi seperti Universitas Islam Negeri Raden Intan hingga tokoh-tokoh dengan kapasitas sesuai cabang lomba.

"Sebagai perbandingan dengan tahun-tahun sebelumnya, jenis lomba pada MTQ kali ini masih sama. Tapi, ada kreasi baru seperti penataan panggung dan lainnya supaya tidak monoton," jelas Saraden.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved