Polisi Interogasi Penjambret Pakai Ular untuk Gali Pengakuan, Polda Papua Minta Maaf

Polisi Interogasi Penjambret Pakai Ular untuk Gali Pengakuan, Polda Papua Minta Maaf

Polisi Interogasi Penjambret Pakai Ular untuk Gali Pengakuan, Polda Papua Minta Maaf
instagram@lensaberitaindonesia
Polisi Interogasi Penjambret Pakai Ular untuk Gali Pengakuan, Polda Papua Minta Maaf 

Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya, juga menyampaikan permohonan maaf karena penyidik kurang profesional dalam bertugas.

"Ke depan Polres jayawijaya akan bekerja lebih profesional," kata Tonny.

Menurut dia, ular tersebut jinak serta tidak berbisa dan berbahaya.

Tindakan yang dilakukan oleh anggota merupakan inisiatif sendiri supaya dalam waktu sekejap ada pengakuan dan tidak ada tindakan pemukulan.

"Terkait dengan ini, kami telah melakukan tindakan tegas kepada personel dengan memberikan tindakan disiplin seperti kode etik serta menempatkan di tempat yang khusus," ujar Tonny.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Jayawijaya Hengki Heselo mengatakan, pihaknya sangat mendukung kinerja Kapolres yang baru dengan mengambil tindakan tegas kepada pelaku tindak kriminalitas yang ada di Wamena belakangan ini.

Pihaknya juga mendukung tindakan Kapolres beserta jajaran mendatangkan ular untuk memberikan rasa takut kepada pelaku tindak pidana.

"Kita sebagai masyarakat sudah merasakan efek dari tindakan yang sudah diambil dari aparat kepolisian dalam kurun waktu belakangan ini.

Masyarakat yang mabuk, jambret dan yang membawa parang sudah berkurang karena tindakan tegas yang sudah dilaksanakan oleh aparat kepolisian di lapangan," tutur Hengki. 

Lebih dekat Tribun Lampung, subscribe channel video di bawah ini:

Artikel sudah tayang di TribunJambi.com dengan judul:  viral-video-polisi-papua-interogasi-jambret-pakai-ular-besar-teriak-teriak-ketakutan-akhirnya-ngaku

Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved