Ramai-ramai Minta Maaf di ILC TV One, Termasuk Karni Ilyas Saat Edisi 'Potret Hukum Indonesia 2019'

Sejumlah narasumber ramai-ramai minta maaf di Indonesia Lawyers Club atau ILC TVOne yang tayang pada Selasa, 12 Februari 2019 malam.

Ramai-ramai Minta Maaf di ILC TV One, Termasuk Karni Ilyas Saat Edisi 'Potret Hukum Indonesia 2019'
youtube via tribun-timur.com
Ilustrasi - Karni Ilyas. Ramai-ramai Minta Maaf di ILC TV One, Termasuk Karni Ilyas Saat Edisi 'Potret Hukum Indonesia 2019'. 

"Kalau ancaman hukuman empat tahun, itu Dhani tidak boleh ditahan. Karena itu kan di bawah 5 tahun. Setahu saya, ancamannya masih 6 tahun," ujar Andi Hamzah.

Andi Hamzah mengatakan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membatalkan ancaman hukuman dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yaitu dari 6 tahun menjadi 4 tahun.

Dalam kesempatan itu, Andi Hamzah juga menyoroti tindakan hukum terhadap politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh.

"Angelina Sondakh rajin mengaji dan hapal Quran kenapa tidak diberi remisi. Kalau di negara maju, pasti sudah dikasih remisi," ujarnya.

Menurut Andi Hamzah, potret hukum di Indonesia saat ini buruk sekali.

Karni Ilyas Takut Dibully Saat Minta Narasumber Ini Paparkan Potret Hukum di ILC TV One

"Buruk sekali. Luar biasa buruknya," ujarnya.

Dia menambahkan, "Saya alami jaksa zaman orla, orba, sekarang paling buruk. Saya tidak mengerti apa penyebabnya."

"Dulu hakim dan jaksa jarang sarjana hukum. Sekarang semua sudah sarjana hukum, tetapi kenapa jadi begini," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Pengakuan Karni Ilyas hingga ILC tvOne Telat Tayang, Tunggu Rocky Gerung? Mahfud MD Ikut Minta Maaf

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved