Ayah dan Ibunya Meninggal, Semangat Bocah SD Ini Hidupi Dua Adiknya Bikin Takjub

Ayah dan Ibunya Meninggal, Semangat Bocah SD Ini Hidupi Dua Adiknya Bikin Takjub

Ayah dan Ibunya Meninggal, Semangat Bocah SD Ini Hidupi Dua Adiknya Bikin Takjub
Warta Kota
Perjuangan hidup Muahmmad Saputra hidupi dua adiknya membuat takjub siapa pun 

Ayah dan Ibunya Meninggal, Semangat Bocah SD Ini Hidupi Dua Adiknya Bikin Takjub 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Semangat Muhammad Saputra bocah SD yatim piatu penjual cilok membuat takjub siapa pun.

Masih duduk di bangku SD, Muhammad Saputra sudah harus banting tulang mencari uang demi menghidupi dua adiknya.

Bagaimana kisah kehidupan warga Jalan H Sarmili RT 02/02, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel)

Bocah lelaki berusia 12 tahun itu harus berjualan cilok demi menghidupi kedua adiknya yang masih kecil.

Sementara itu, ibunya yakni Siti Nurhayati meninggal dunia ketika melahirkan si bungsu Arsyad.

Bocah yang kini duduk dibangku kelas III Sekolah Dasar (SD) itu berjualan cilok agar tetap bisa bersekolah dan memberi makan kedua adiknya.

Momen Mesra Ahok BTP dengan Puput Nastiti, Foto-fotonya Beredar

Polairud Polda Lampung Sita 2 Ribu Ekor Baby Lobster, Amankan 3 Pengepul

Ayah Tiri dan Kakak Tiri Bersamaan Gagahi Siswi SD di Lamteng, Kakek Tiri Juga Ikut Ditangkap

Ia tinggal di Jalan H Sarmili RT 02/02, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dirumah sederhana yang berada di kawasan pengepul rongsokan, Saputra tinggal bersama satu kakak perempuan Siti Julaiha (17) dan dua adiknya.

siswa kelas III SD 01 Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan itu sebelumnya sempat mengamen hingga akhirnya berjualan cilok.

Halaman
1234
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved