Tribun Lampung Tengah

Kurang Diminati Pedagang, Pasar Rakyat Bandar Jaya Baru Terisi 7 Kios

Pasar rakyat Bandarjaya hingga kini belum memikat pedagang. Faktanya, dari sekian banyak kios dan los yang disediakan pasar

Kurang Diminati Pedagang, Pasar Rakyat Bandar Jaya Baru Terisi 7 Kios
Tribunlampung/Syamsir
Koridor utama Plaza Bandar Jaya sudah 95 persen rampung. 

Kurang Diminati Pedagang, Pasar Rakyat Bandar Jaya Baru Terisi 7 Kios

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARJAYA - Pasar rakyat Bandarjaya hingga kini belum memikat pedagang. Faktanya, dari sekian banyak kios dan los yang disediakan pasar yang merupakan bangunan baru di bagian belakang Bandar Jaya Plaza tersebut, belum ditempati pedagang.

Padahal, untuk menempati 35 kios dan 189 los di areal itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Lampung Tengah telah melakukan undian bagi pedagang sejak September 2018 lalu. Namun, dari total semua lahan yang disediakan, sampai saat ini hanya 7 kios saja sampai kemarin yang ditempati.

Pemalakan Diduga Marak di Bandar Jaya-Terbanggi Besar

Kepala UPTD Pasar Bandar Jaya Plaza, Joni, Jumat (15/2). Pasar rakyat dibangun untuk pedagang buah, sayur, ikan dan daging. Untuk menempati kios dan los baru memang dilakukan pengundian oleh Disdag. Tapi, sampai saat ini pedagang masih enggan pindah.

"Waktu pengundian September (2018) lalu ratusan berkas pedagang masuk ke kita, tapi yang menempati hanya tujuh unit saja sampai kemarin itu pun semuanya di bagian depan, sementara bagian dalam kosong sama sekali,"ujar Joni.

Diketahui, pasar rakyat Bandar Jaya Plaza dibangun melalui hibah Kementerian Perdagangan RI. Selain di Bandarjaya, alokasi Kementerian Perdagangan juga untuk satu pasar lainnya di Gaya Baru, Kecamatan Seputih Surabaya.

Bupati Loekman Djoyosoemarto mengatakan, bangunan pasar rakyat Bandar Jaya Plaza dikhususkan bagi pedagang yang masih berjualan di areal pelataran pasar. Dengan adanya bangunan khusus tersebut, pedagang bisa berjualan sesuai tempatnya.

PT Pandu Akui Adanya Keterlambatan Pengerjaan Plaza Bandar Jaya

Rencana awal seluruh pedagang sayur, ikan dan buah semuanya berjualan di bangunan yang ada di bagian belakang dalam Bandar Jaya Plaza itu.

Lokasi Terlalu Dalam

Anto salah seorang pedagang di Pasar Bandar Jaya Plaza mengatakan, mereka akhirnya enggan untuk menempati gedung baru pasar rakyat. Alasannya, lokasi yang disediakan terlalu ke dalam, sehingga dianggap dapat mempengaruhi pendapatan mereka.

"Bagaiamana kami mau pindah kesana, Mas. Lokasinya saja sepi kayak gitu, gak ada yang mau masuk ke sana. Kalau gak ada yang masuk kesana kan otomatis nanti gak laku dagangan kami," ujar lelaki yang berdagang daging itu.

Pedagang lainnya juga mengatakan Hal serupa. Mereka beralasan, jika Pemkab berniat memindahkan semua pedagang, maka mereka yang berjualan di bagian depan juga harus dimasukkan ke dalam gedung.

Karena belum jelasnya pengggunaan bangunan pasar rakyat Bandar Jaya Plaza, kondisi bangunan saat ini terpantau di bagian pintu utama tergembok dan tidak ada aktivitas di dalam ruangan.

Pantauan di lokasi, tampak los dan kios kosong berdebu. Tak hanya itu, beberapa kios yang seharusnya digunakan untuk pedagang basah, saat ini digunakan untuk berjualan baju.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved