Tribun Pesisir Barat

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 300 Juta

Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan sekitar 2.000 ekor baby lobster jenis mutiara senilai Rp 300 juta.

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 300 Juta
Dok Polairud Polda Lampung
Direktorat Polairud Polda Lampung gagalkan penyelundupan ribuan baby lobster senilai Rp 300 juta di Pekon Kuripan, Kecamatan Pesisir Utara, Pesisir Barat, Kamis, 14 Februari 2019. 

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 300 Juta

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Direktorat Polairud Polda Lampung meringkus tiga tersangka penyelundupan baby lobster.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan sekitar 2.000 ekor baby lobster jenis mutiara senilai Rp 300 juta.

Ketiga pengepul ikan itu diamankan saat sedang melakukan transaksi di Pekon Kuripan, Kecamatan Pesisir Utara, Pesisir Barat, Kamis, 14 Februari 2019 sekitar pukul 11.30 WIB.

Bukan di Tulangbawang, Kasat Polairud Pastikan Kapal Kandas di Wilayah Kepulauan Seribu

Adapun ketiganya berinisial SS (46), warga Pekon Kuripan, Kecamatan Pesisir Utara, Pesisir Barat; RS (20), warga Pekon Balom, Pesisir Barat; dan JH (23), warga Lemong, Pesisir Barat.

Direktur Polairud Polda Lampung Komisaris Besar Usman Heri Purworo mengatakan, penangkapan ini berdasarkan informasi masyarakat terkait kerap terjadinya transaksi penyelundupan baby lobster.

"Kemudian anggota melakukan penyelidikan," ungkap Heri, Jumat, 15 Februari 2019.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya transaksi gelap di Pekon Kuripan, Kecamatan Pesisir Utara.

Saat dilakukan penggerebekan, ditemukan 2.000 ekor baby lobster.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved