Isi Surat Wasiat Pelajar Gantung Diri di Gowa: Saya Hanya Bisa Membuatmu Menangis Mama

M Alimin Rahmatullah, pelajar berusia 17 tahun, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya

Isi Surat Wasiat Pelajar Gantung Diri di Gowa: Saya Hanya Bisa Membuatmu Menangis Mama
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - M Alimin Rahmatullah, pelajar berusia 17 tahun,  ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, di Dusun Kaledupaya, Desa Taeng, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (15/2/2019) siang.

Kematian Alimin Rahmatullah pertama kali diketahui kakak iparnya Nur Annisa Putri (19 tahun).

 

Sang ibu, Murliati (45), dan Alimun, kakak Alimin (45), tak mampu menahan sedih. Mereka meratapi kematian Pelajar Somba Opu Kabupaten Gowa itu.

Ide Kreatif Buka Jalan Anisa Ryasti Jadi Pebisnis Jasa Hias Mahar

Keduanya tak menyangka, Alimin pergi selamanya karena kejadiaan-kejadian yang dinilai sepele.

Surat wasiat yang ditinggalkan Alimin
Surat wasiat yang ditinggalkan Alimin (ari maryadi/tribungowa.com)

Rumah Muhammad Alimin Rahmatullah (17 tahun) di Dusun Kaledupaya Desa Taeng Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, dipenuhi sanak keluarga, Jumat (15/2/2019) malam.

Sang Ibunda, Murliati (45) duduk di sudut ruangan dengan berurai air mata.

Sesekali ia mengusap tisu ke pipi dan hidupnya. Mata ibu dua anak ini tampak sembab.

Berikut 4 Fakta tentang Alimin yang dihimpun Tribun.

1. Tinggalkan Surat Wasiat ke Ibu dan Kakak

Ibunda Alimin, Murliati (45) menemukan surat wasiat yang ditinggalkan Alimin. Isi surat itu ditujukan Alimin ke Ibu dan kakaknya, Alimun.

Halaman
1234
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved