Tribun Lampung Selatan

Ingin Geliatkan Kembali Wisata Gunung Anak Krakatau, Dinas Pariwisata Lamsel Ngaku Terganjal Aturan!

Dinas Parawisata, Seni dan Budaya Kabupaten Lampung Selatan mengaku sudah ingin kembali membangkitkan wisata menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK)

Ingin Geliatkan Kembali Wisata Gunung Anak Krakatau, Dinas Pariwisata Lamsel Ngaku Terganjal Aturan!
instagram
Mau kembangkan wisata Ke GAK, Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya Lampung Selatan terkendala aturan. 

“Tetapi usulan ini belum lagi mendapat persetujuan, GAK sudah mengalami erupsi besar pada akhir tahun lalu,” terang Yuda.

Saat ini, lanjut dirinya, pemerintah mendorong untuk parawisata ke Pulau Sebesi yang menjadi pulau berpenghuni terdekat dengan GAK.

Dari pulau ini pengunjung bisa melihat GAK, meski dari kejauhan.

Gempa Tremor Menerus di Gunung Anak Krakatau, Ini Statusnya

Kondisi ini pun diakui penggiat wisata ke GAK di pulau Sebesi, Umar.

Menurut dirinya pasca erupsi besar yang memicu terjadinya tsunami selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu, kian membuat para wisatawan lokal maupun mancanegara sangat ingin bisa meninjakan kakinya di GAK.

Apalagi pasca erupsi, GAK mengalami perubahan bentuk.

Di mana gunung api yang terbentuk di kaldera induknya yang meletus pada 1883 silam itu kehilangan sebagian besar badannya.

Ketinggian yang semulai 338 mdpl, kini hanya tersisa 110 mdpl.

“Kalau wisatawan yang hendak ke GAK sudah banyak. Tetapi kan status GAK masih level III Siaga. Belum bisa didekati,” kata Umar, penggiat wisata di Pulau Sebesi kepada Tribun beberapa waktu lalu.

Menurut dirinya, sudah banyak wisatawan lokal yang menanyakan kepada dirinya.

Halaman
1234
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved