Lembah Hijau Tuan Rumah Training Animal Health se-Indonesia

Taman Wisata Lembah Hijau menjadi tuan rumah penyelenggaraan training Animal Health and Their Welfare 20 - 24 Februari 2019.

Lembah Hijau Tuan Rumah Training Animal Health se-Indonesia
TRIBUN LAMPUNG/ANA PUSPITA SARI
Pemilik Taman Wisata Lembah Hijau sekaligus Koordinator Wilayah Sumatera dan Kalimantan PKBSI Irwan Nasution (kiri) saat memberikan keterangan mengenai Training Animal and Their Welfare, Selasa (19/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Taman Wisata Lembah Hijau menjadi tuan rumah penyelenggaraan training Animal Health and Their Welfare 20 - 24 Februari 2019.

Training ini dilakukan Persatuan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) bekerjasama dengan sejumlah pihak.

Kerjasama meliputi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Southeast Asian Zoos and Aquarium Association (SEAZA), Wild Welfare, The University of Edinburgh UK, Institut Pertanian Bogor dan Taman Wisata Lembah Hijau.

Family Trip ke Obyek Wisata Paling Dinanti Member  XCI Chapter Lampung

Pemilik Taman Wisata Lembah Hijau sekaligus Koordinator Wilayah Sumatera dan Kalimantan PKBSI Irwan Nasution mengatakan, training dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja kesehatan di lembaga konservasi.

Selain itu, untuk meningkatkan standar kesejahteraan satwa di lembaga konservasi serta meningkatkan pengelolaan pemeliharaan dan perawatan satwa di lembaga konservasi.

"Pesertanya 20 dokter hewan dari 15 kebun binatang".

"Kunjungan ke Taman Wisata Lembah Hijau dilakukan pada hari kedua yakni tanggal 21 Februari 2019 untuk kunjungan sekaligus praktek lapangan," jelasnya, Selasa (19/2/2019).

Awas Racun dalam Hubungan, 8 Tanda Kamu Terlalu Bergantung dengan Kekasih

Salah satu pembicara dalam training, Margaret Whittaker mengatakan, ada beberapa poin yang disampaikan dalam training ini.

Diantaranya adalah bagaimana agar peserta (dokter hewan, paramedis dan kurator) dapat melatih satwa sesuai dengan animal welfare.

Metodenya tidak memaksa satwa untuk langsung mengikuti instruksi tapi memberikan kode suara kepada satwa dan satwa diberikan pilihan untuk mengikuti instruksi atau tidak.

Satwa yang mengikuti instruksi bisa mendapatkan reward dan terpenting satwa dapat berinteraksi akrab dengan tim medis. 

(VIDEO) Satu Bulan Diresmikan, Jalan Atas Underpass Unila Rusak

"Yang paling penting adalah agar satwa dapat berinteraksi dengan akrab dengan dokter maupun paramedis"

"Karena selama ini masih ada satwa yang takut ketika melihat dokter hewan sebab asumsinya selalu akan disuntik atau diberi obat," jelas Margaret.

Pembicara lainnya Dave Morgan saat ditanya mengenai kondisi di Taman Wisata Lembah Hijau mengatakan, kondisi di Taman Satwa Lembah Hijau sudah sangat bagus dan sudah sangat layak untuk pemeliharaan satwa yang ada di dalamnya. (*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved